Penyalahgunaan narkoba pada kalangan remaja merupakan permasalahan\r\nkesehatan dan sosial yang terus meningkat serta menjadi ancaman serius bagi\r\ngenerasi muda. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap\r\npenyalahgunaan narkoba karena dipengaruhi oleh rasa ingin tahu yang tinggi,\r\npengaruh lingkungan, dan perkembangan psikososial. Pemeriksaan narkoba\r\nmelalui skrining urin menjadi salah satu upaya deteksi dini untuk mengetahui\r\nadanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. ...
Penyalahgunaan narkoba pada kalangan remaja merupakan permasalahan\r\nkesehatan dan sosial yang terus meningkat serta menjadi ancaman serius bagi\r\ngenerasi muda. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap\r\npenyalahgunaan narkoba karena dipengaruhi oleh rasa ingin tahu yang tinggi,\r\npengaruh lingkungan, dan perkembangan psikososial. Pemeriksaan narkoba\r\nmelalui skrining urin menjadi salah satu upaya deteksi dini untuk mengetahui\r\nadanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan\r\nuntuk mengetahui gambaran pemeriksaan narkoba pada siswa kelas XA SMA\r\nNegeri 1 Tenga Kabupaten Minahasa Selatan.\r\n Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan\r\ncross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2026 di SMA Negeri 1\r\nTenga Kabupaten Minahasa Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh\r\nsiswa kelas XA sebanyak 32 siswa, dengan teknik pengambilan sampel\r\nmenggunakan sampel jenuh (totalsampling). Pemeriksaan dilakukan menggunakan\r\nsampel urin dengan metode imunokromatografi (rapid test) 7 parameter, yaitu\r\nAmphetamine (AMP), Methamphetamine (MET), Tetrahydrocannabinol (THC),\r\nMorphine/Opiate (MOP), Benzodiazepine (BZO), Cocaine (COC), dan Synthetic\r\nCannabinoid (K2). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan disajikan\r\ndalam bentuk tabel distribusi frekuensi.\r\n Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) memperoleh\r\nhasil negatif pada ketujuh parameter yang diperiksa, yaitu AMP, MET, THC, MOP,\r\nBZO, COC, dan K2. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak\r\nditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba pada siswa kelas XA SMA Negeri 1\r\nTenga Kabupaten Minahasa Selatan berdasarkan pemeriksaan urin menggunakan\r\nrapid test narkoba 7 parameter. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi data\r\nawal bagi sekolah dalam upaya pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan\r\nnarkoba di lingkungan pendidikan.