Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat berdampak serius pada ibu hamil dan janin karena berisiko menyebabkan penularan dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan, maupun menyusui. Pemeriksaan HIV pada ibu hamil merupakan bagian dari program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak yang bertujuan untuk mendeteksi infeksi secara dini sehingga dapat dilakukan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemeriksaan HIV d...
Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat berdampak serius pada ibu hamil dan janin karena berisiko menyebabkan penularan dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan, maupun menyusui. Pemeriksaan HIV pada ibu hamil merupakan bagian dari program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak yang bertujuan untuk mendeteksi infeksi secara dini sehingga dapat dilakukan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemeriksaan HIV dengan metode imunokromatografi pada wanita hamil di Puskesmas Ranomuut. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan crosssectional. Sampel penelitian berjumlah 51 wanita hamil yang dipilih menggunakan teknik Accidental Sampling. Pemeriksaan HIV dilakukan menggunakan metode imunokromatografi (rapid test) pada sampel serum yang diperoleh dari responden. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menyatakan bahwa 51 responden yang diperiksa menunjukkan hasil non-reaktif (100%). Temuan ini mengindikasikan bahwa tidak terdapat kasus infeksi HIV pada wanita hamil di Puskesmas Ranomuut.