Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan kesehatan kerja yang dapat menurunkan kemampuan fisik dan mental pekerja serta meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Nelayan merupakan kelompok pekerja sektor informal yang memiliki karakteristik pekerjaan dengan beban kerja fisik tinggi, waktu kerja yang tidak teratur, serta lama kerja yang dipengaruhi oleh kondisi alam, sehingga berpotensi mengalami kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan waktu kerja dan lama kerja...
Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan kesehatan kerja yang dapat menurunkan kemampuan fisik dan mental pekerja serta meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Nelayan merupakan kelompok pekerja sektor informal yang memiliki karakteristik pekerjaan dengan beban kerja fisik tinggi, waktu kerja yang tidak teratur, serta lama kerja yang dipengaruhi oleh kondisi alam, sehingga berpotensi mengalami kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan waktu kerja dan lama kerja dengan tingkat kelelahan kerja pada pekerja nelayan di Kecamatan Kepulauan Marore.\\r\\nPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 70 nelayan, sedangkan sampel sebanyak 50 nelayan aktif yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner karakteristik responden dan kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) untuk mengukur tingkat kelelahan kerja. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher\\\'s Exact Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.\\r\\nHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden bekerja pada waktu sore–malam sebanyak 31 orang (62,0%), memiliki lama kerja ≥8 jam per hari sebanyak 38 orang (76,0%), dan mengalami tingkat kelelahan kerja sedang sebanyak 41 orang (82,0%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara waktu kerja dengan tingkat kelelahan kerja (p = 1,000). Sebaliknya, terdapat hubungan yang bermakna antara lama kerja dengan tingkat kelelahan kerja (p = 0,027).