Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi, salah satunya hipertensi. Kondisi ini berkaitan dengan proses inflamasi kronis yang berperan dalam perkembangan penyakit. IL-6 merupakan salah satu biomarker inflamasi yang dapat digunakan untuk menilai tingkat peradangan pada penderita diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik pasien dan kadar IL-6 pada penderita diabetes melitus dengan dan tanpa hipertensi di Puskesmas Koto...
Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi, salah satunya hipertensi. Kondisi ini berkaitan dengan proses inflamasi kronis yang berperan dalam perkembangan penyakit. IL-6 merupakan salah satu biomarker inflamasi yang dapat digunakan untuk menilai tingkat peradangan pada penderita diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik pasien dan kadar IL-6 pada penderita diabetes melitus dengan dan tanpa hipertensi di Puskesmas Kotobangon Kota Kotamobagu. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 25 responden yang terdiri atas 12 pasien diabetes melitus tanpa hipertensi dan 13 pasien diabetes melitus dengan hipertensi. Data yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, lama menderita diabetes melitus, riwayat pengobatan, serta kadar IL-6 yang diperiksa menggunakan metode ELISA. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 60–70 tahun (48,0%), berjenis kelamin perempuan (72,0%), dan telah menderita diabetes melitus selama 1–5 tahun (56,0%). Seluruh responden pada kelompok diabetes melitus tanpa hipertensi memiliki kadar IL-6 kategori inflamasi ringan (7–50 pg/mL), sedangkan seluruh responden pada kelompok diabetes melitus dengan hipertensi memiliki kadar IL-6 kategori inflamasi sedang (50–200 pg/mL). Tidak ditemukan kadar IL-6 normal maupun inflamasi berat pada kedua kelompok. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kadar IL-6 pada pasien diabetes melitus dengan hipertensi berada pada kategori yang lebih tinggi dibandingkan pasien diabetes melitus tanpa hipertensi, yang mengindikasikan tingkat inflamasi yang lebih besar pada kelompok diabetes melitus dengan hipertensi.