PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
15X Dilihat
Karya Tulis Ilmiah

Media Alternatif Tepung Pisang Goroho (musa acuminafe) Untuk Pertumbuhan dan Identifikasi Morfologi Jamur dari Spesimen Urine

Dismo Katiandagho
Pengarang
Vira Yuniar Paembonan
Pengarang
Sabrina Prisscilya Magdalena Pinontoan
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Karya Tulis Ilmiah
2026
-
Akses Terbuka

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan media pertumbuhan jamur yang efektif dan mudah didapat, khususnya untuk pemeriksaan jamur dari spesimen urine. Media Potato Dextrose Agar (PDA) selama ini banyak digunakan sebagai media standar, tetapi pemanfaatan bahan alternatif lokal seperti tepung pisang goroho berpotensi menjadi pilihan yang lebih sederhana dan ekonomis karena mengandung karbohidrat serta mineral yang dapat mendukung pertumbuhan jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetah... Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan media pertumbuhan jamur yang efektif dan mudah didapat, khususnya untuk pemeriksaan jamur dari spesimen urine. Media Potato Dextrose Agar (PDA) selama ini banyak digunakan sebagai media standar, tetapi pemanfaatan bahan alternatif lokal seperti tepung pisang goroho berpotensi menjadi pilihan yang lebih sederhana dan ekonomis karena mengandung karbohidrat serta mineral yang dapat mendukung pertumbuhan jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan media tepung pisang goroho (Musa acuminafe) sebagai media alternatif dalam mendukung pertumbuhan dan identifikasi morfologi jamur dari spesimen urine. Penelitian ini merupakan quasi eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group. Media tepung pisang goroho dibuat dalam beberapa konsentrasi, yaitu 0,1%, 0,2%, 0,3%, 0,4%, dan 0,5%, kemudian dibandingkan dengan media PDA sebagai kontrol. Spesimen urine diinokulasikan pada masing-masing media lalu diinkubasi pada suhu 37°C. Pengamatan dilakukan terhadap waktu tumbuh koloni, jumlah koloni (CFU/mL), diameter koloni, serta morfologi jamur secara makroskopis dan mikroskopis, kemudian data dianalisis secara deskriptif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamur mulai tumbuh dalam 24 jam pertama pada media PDA maupun PGA. Rata-rata jumlah koloni pada media PGA lebih tinggi dibandingkan PDA pada seluruh konsentrasi, dengan rata-rata tertinggi pada konsentrasi 0,1% (2.588 CFU/mL) dan terendah pada konsentrasi 0,5% (1.918 CFU/mL). Seluruh konsentrasi PGA mampu mendukung pertumbuhan jamur dengan hasil terbaik pada konsentrasi 0,5%. Secara makroskopis koloni berwarna putih hingga krem dengan tekstur halus, sedangkan secara mikroskopis ditemukan blastokonidia, pseudohifa, dan budding yang mengarah pada jamur khamir genus Candida.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI TLM 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2026
Deskripsi Fisik
xiii : 131 hlm : ilustrasi ; 27
Bahasa
-
Edisi
-
Subjek
Tepung Pisang Goroho
Media Alternatif
Urine
Pernyataan Tanggung Jawab
Vira Yuniar Paembonan; Sabrina Prisscilya Magdalena Pinontoan; Dismo Katiandagho
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI TLM 2026
KTI TLM 2026-487-001
Tersedia
Lampiran Berkas
415_abstrak
Baca
415_bab1
Baca
415_bab2
Baca
415_bab3
Baca
415_bab4
Baca
415_bab5
Baca
415_lampiran
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik