Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Karya Tulis Ilmiah Akses terbatas 2026

Media Alternatif Tepung Pisang Goroho (musa acuminafe) Untuk Pertumbuhan dan Identifikasi Morfologi Jamur dari Spesimen Urine

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Karya Tulis Ilmiah
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KTI TLM 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xiii : 131 hlm : ilustrasi ; 27
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
30 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Vira Yuniar Paembonan; Sabrina Prisscilya Magdalena Pinontoan; Dismo Katiandagho

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan media pertumbuhan jamur yang efektif dan mudah didapat, khususnya untuk pemeriksaan jamur dari spesimen urine. Media Potato Dextrose Agar (PDA) selama ini banyak digunakan sebagai media standar, tetapi pemanfaatan bahan alternatif lokal seperti tepung pisang goroho berpotensi menjadi pilihan yang lebih sederhana dan ekonomis karena mengandung karbohidrat serta mineral yang dapat mendukung pertumbuhan jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan media tepung pisang goroho (Musa acuminafe) sebagai media alternatif dalam mendukung pertumbuhan dan identifikasi morfologi jamur dari spesimen urine. Penelitian ini merupakan quasi eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group. Media tepung pisang goroho dibuat dalam beberapa konsentrasi, yaitu 0,1%, 0,2%, 0,3%, 0,4%, dan 0,5%, kemudian dibandingkan dengan media PDA sebagai kontrol. Spesimen urine diinokulasikan pada masing-masing media lalu diinkubasi pada suhu 37°C. Pengamatan dilakukan terhadap waktu tumbuh koloni, jumlah koloni (CFU/mL), diameter koloni, serta morfologi jamur secara makroskopis dan mikroskopis, kemudian data dianalisis secara deskriptif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamur mulai tumbuh dalam 24 jam pertama pada media PDA maupun PGA. Rata-rata jumlah koloni pada media PGA lebih tinggi dibandingkan PDA pada seluruh konsentrasi, dengan rata-rata tertinggi pada konsentrasi 0,1% (2.588 CFU/mL) dan terendah pada konsentrasi 0,5% (1.918 CFU/mL). Seluruh konsentrasi PGA mampu mendukung pertumbuhan jamur dengan hasil terbaik pada konsentrasi 0,5%. Secara makroskopis koloni berwarna putih hingga krem dengan tekstur halus, sedangkan secara mikroskopis ditemukan blastokonidia, pseudohifa, dan budding yang mengarah pada jamur khamir genus Candida.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 415_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 415_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 415_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 415_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 415_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 415_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 415_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI TLM 2026
KTI TLM 2026-487-001
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar