PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
13X Dilihat
Skripsi

Efektivitas Serbuk Kopi Sebagai Atraktan Pada Kecoa Amerika (Periplaneta Americana)

Joy V. I. Sambuaga
Pengarang
Sri Indah Dewi Handayani
Pengarang
Steven J
Pengarang
Soenjono
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Skripsi
2026
Indonesia
Akses Terbatas

Abstrak

Kecoa Amerika (Periplaneta americana) merupakan salah satu vektor mekanik yang berpotensi menularkan berbagai mikroorganisme patogen penyebab penyakit pada manusia. Salah satu upaya pengendalian yang ramah lingkungan adalah penggunaan atraktan alami. Serbuk kopi berpotensi dimanfaatkan sebagai atraktan karena mengandung senyawa volatil yang menghasilkan aroma, seperti furfural, furfuryl alcohol, 2-methylpyrazine, 2,5-dimethylpyrazine, dan guaiacol, yang mampu merangsang reseptor olfaktori kecoa.... Kecoa Amerika (Periplaneta americana) merupakan salah satu vektor mekanik yang berpotensi menularkan berbagai mikroorganisme patogen penyebab penyakit pada manusia. Salah satu upaya pengendalian yang ramah lingkungan adalah penggunaan atraktan alami. Serbuk kopi berpotensi dimanfaatkan sebagai atraktan karena mengandung senyawa volatil yang menghasilkan aroma, seperti furfural, furfuryl alcohol, 2-methylpyrazine, 2,5-dimethylpyrazine, dan guaiacol, yang mampu merangsang reseptor olfaktori kecoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas serbuk kopi Arabika, Robusta, dan Liberika sebagai atraktan pada kecoa Amerika (Periplaneta americana). Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain Posttest-Only Control Group Design. Perlakuan yang digunakan adalah serbuk kopi Arabika, Robusta, dan Liberika masing-masing sebanyak 15 gram, serta kopi instan sebagai kontrol positif. Setiap perlakuan dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk. Karena data tidak berdistribusi normal, analisis dilanjutkan menggunakan uji Kruskal-Wallis untuk mengetahui perbedaan efektivitas antarperlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh jenis serbuk kopi mampu menarik kecoa Amerika masuk ke dalam perangkap. Secara deskriptif, serbuk kopi Liberika menunjukkan jumlah kecoa Amerika (Periplaneta americana) yang terperangkap paling tinggi pada pengulangan ketiga, yaitu sebesar 75%. Diduga, hal tersebut berkaitan dengan karakteristik aroma kompleks yang dihasilkan oleh senyawa volatil hasil penyangraian kopi. Namun, hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,721 (p>0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kopi Arabika, Robusta, Liberika, dan kopi instan dalam menarik kecoa Amerika (Periplaneta americana). Dengan demikian, ketiga jenis serbuk kopi memiliki potensi yang relatif sama sebagai atraktan alami terhadap kecoa Amerika.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR KESLING 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2026
Deskripsi Fisik
xv, 43 hlm ; ilustrasi ; 27 cm
Bahasa
Indonesia
Edisi
-
Subjek
Atraktan
Kecoa Amerika
Arabika
Robusta
Liberika
Pernyataan Tanggung Jawab
Sri Indah Dewi Handayani; Steven J, Soenjono ; Joy V. I. Sambuaga
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C SKR KESLING 2026
SKR KESLING 2026-483-001
Tersedia
Lampiran Berkas
346_abstrak
Baca
346_bab1
Baca
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
346_bab3
Baca
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
346_bab5
Baca
346_lampiran
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik