Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Kondisi ini sering disertai gangguan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar trigliserida. Hipertensi yang menyertai DM dapat memperburuk gangguan metabolisme lipid dan meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar trigliserida pada penderita diabetes melitus dengan dan tanpa hipertensi ...
Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Kondisi ini sering disertai gangguan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar trigliserida. Hipertensi yang menyertai DM dapat memperburuk gangguan metabolisme lipid dan meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar trigliserida pada penderita diabetes melitus dengan dan tanpa hipertensi di RS Bhayangkara Tk. III Manado.\\\\\\\\r\\\\\\\\n Penelitian ini menggunakan desain deskriptif yang dilaksanakan pada bulan April–Mei 2026 di RS Bhayangkara Tk. III Manado. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang terdiri dari 30 penderita DM dengan hipertensi dan 30 penderita DM tanpa hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan kadar trigliserida dilakukan menggunakan metode enzimatik Glycerol Phosphate Oxidase-Phenol Aminophenazone (GPO-PAP) dengan alat Biosystem BTS 350 Semi-Automatic Chemistry Analyzer. \\\\\\\\r\\\\\\\\n Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia >60 tahun (43,3%) dan berjenis kelamin perempuan (55%). Pada kelompok DM tanpa hipertensi, kadar trigliserida normal ditemukan pada 24 responden (40%) dan borderline pada 6 responden (10%). Sementara itu, pada kelompok DM dengan hipertensi, kadar trigliserida tinggi ditemukan pada 19 responden (31.7%) dan borderline pada 11 responden (18,3%). Kesimpulan dari penelitian ini kadar trigliserida normal lebih banyak ditemukan pada penderita DM tanpa hipertensi, sedangkan kadar trigliserida tinggi lebih dominan pada penderita DM dengan hipertensi.