Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 prevalensi Diabetes Melitus di seluruh Indonesia mencapai 877,531 dengan prevalensi Diabetes Melitus di Puskesmas Tuminting Kota Manado mencapai 322 penderita. Diatbetes Melitus masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup serius di kalangan masyarakat Indonesia. Pemeriksaan nilai Trombosit penting dilakukan sebagai bagian dari pemantauan kondisi Hematologi pada penderita Diabetes Melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nilai Tro...
Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 prevalensi Diabetes Melitus di seluruh Indonesia mencapai 877,531 dengan prevalensi Diabetes Melitus di Puskesmas Tuminting Kota Manado mencapai 322 penderita. Diatbetes Melitus masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup serius di kalangan masyarakat Indonesia. Pemeriksaan nilai Trombosit penting dilakukan sebagai bagian dari pemantauan kondisi Hematologi pada penderita Diabetes Melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nilai Trombosit pada penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Tuminting Kota Manado.\r\nPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Variabel dalam penelitian ini merupakan variabel tunggal yaitu nilai Trombosit pada penderita Diabetes Melitus. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Tuminting Kota Manado pada bulan Januari–Juni 2026. Populasi dalam penelitian berjumlah 73 dengan sampel 42 penderita yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi dengan teknik random sampling. Pemeriksaan nilai Trombosit dilakukan menggunakan metode otomatis Hematology analyzer. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase.\r\nHasil pemeriksaan Trombosit menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki nilai Trombosit normal sebanyak 35 orang (83,3%), sedangkan Trombositopenia ditemukan pada 5 orang (11,9%) dan Trombositosis pada 2 orang (4,8%). Sebagian besar penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Tuminting Kota Manado memiliki nilai Trombosit dalam kategori normal.