Penerapan Evidence-Based Nursing Posisi Semi Fowler 45° Kombinasi Lateral Kanan terhadap Perubahan Hemodinamik pada Pasien CHF dengan Pendekatan Teori Virginia Henderson di ICCU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado
Pendahuluan: Congestive Heart Failure (CHF) merupakan kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara optimal sehingga dapat menyebabkan gangguan hemodinamik, sesak napas, kelelahan, dan penurunan toleransi aktivitas. Posisi semi Fowler 45° kombinasi lateral kanan merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan bernapas dan mempertahankan posisi tubuh yang nyaman. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan st...
Pendahuluan: Congestive Heart Failure (CHF) merupakan kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara optimal sehingga dapat menyebabkan gangguan hemodinamik, sesak napas, kelelahan, dan penurunan toleransi aktivitas. Posisi semi Fowler 45° kombinasi lateral kanan merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan bernapas dan mempertahankan posisi tubuh yang nyaman. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada empat pasien CHF. Asuhan keperawatan dilakukan berdasarkan Teori Virginia Henderson dan mengacu pada SDKI, SLKI, dan SIKI. Intervensi posisi semi fowler 45° kombinasi lateral kanan diberikan selama 15 menit. Parameter yang diamati sebelum dan sesudah intervensi meliputi tekanan darah, frekuensi nadi, frekuensi napas, SpO₂, dan MAP. Hasil: Penerapan posisi semi fowler 45° kombinasi lateral kanan menunjukkan adanya perubahan parameter hemodinamik setelah intervensi. Frekuensi napas mengalami penurunan pada seluruh pasien, sedangkan SpO₂ mengalami peningkatan. Tekanan darah dan MAP mengalami perubahan sesuai kondisi klinis masing-masing pasien, sementara frekuensi nadi relatif stabil. Pasien juga mengatakan sesak napas berkurang, merasa lebih nyaman dan rileks setelah diberikan posisi semi fowler 45° kombinasi lateral kanan. Kesimpulan: Posisi semi fowler 45° kombinasi lateral kanan menunjukkan respons positif terhadap kondisi pernapasan dan perubahan status hemodinamik pasien CHF. Intervensi ini dapat digunakan sebagai salah satu tindakan keperawatan mandiri untuk membantu meningkatkan oksigenasi, mengurangi sesak napas, dan meningkatkan kenyamanan pasien.