Kebersihan gigi dan mulut adalah keadaan yang menunjukkan bahwa di dalam rongga mulut seseorang bebas dari kotoran. Merokok dapat menimbulkan penyakit patologis pada rongga mulut selain dampak sistemik. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa senyawa-senyawa yang berhubungan dengan asap rokok terserap ke dalam rongga mulut. Kesehatan gigi dan mulut perokok menunjukkan adanya penumpukan kalkulus yang lebih tinggi, peradangan gingiva, dan kebersihan mulut yang buruk. Tujuan dari penelitian ini untuk m...
Kebersihan gigi dan mulut adalah keadaan yang menunjukkan bahwa di dalam rongga mulut seseorang bebas dari kotoran. Merokok dapat menimbulkan penyakit patologis pada rongga mulut selain dampak sistemik. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa senyawa-senyawa yang berhubungan dengan asap rokok terserap ke dalam rongga mulut. Kesehatan gigi dan mulut perokok menunjukkan adanya penumpukan kalkulus yang lebih tinggi, peradangan gingiva, dan kebersihan mulut yang buruk. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada Pengaruh Kebiasaan Merokok Terhadap Indeks Kebersihan Gigi dan Mulut (OHIS) Pada Pemuda GMIM Sion Sindulang Satu Kota Manado.
Jenis penelitian ini merupakan Analitik Observasional dengan menggunakan Desain Cross-Sectional Study, Penelitian ini dilaksanakan pada minggu ketiga Bulan Mei 2025 bertempat di Aula Gereja GMIM Sion Sindulang satu, Populasi penelitian berjumlah 79 dengan sampel 42 orang, Instrumen penelitian menggunakan format penilaian OHIS dengan analisa data menggunakan uji Corelation Spearman Rank menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kebiasaan merokok pada kategori sedang (50%) dengan OHIS yang sedang (59,5%). Artinya, semakin tinggi kebiasaan merokok seseorang, maka semakin buruk indeks kebersihan gigi dan mulutnya. Hasil uji statistik didapat nilai signifikansi p = 0,01 dan nilai koefisien korelasi r = 0,394. Nilai p