Pengaruh Kebiasaan Merokok Terhadap Indeks Kebersihan Gigi dan Mulut (OHIS) Pada Pemuda GMIM Sion Sindulang Satu Kota Manado
AB
Alia Bela DariwuPenulis
AA
Anneke A. TahulendingDosen pembimbing
IK
I Ketut HarapanDosen pembimbing
- Tahun terbit
- 2025
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI GIGI 2025
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 52 Hal: Ilustrasi; 29 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 9 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Alia Bela Dariwu
Abstrak
Kebersihan gigi dan mulut adalah keadaan yang menunjukkan bahwa di dalam rongga mulut seseorang bebas dari kotoran. Merokok dapat menimbulkan penyakit patologis pada rongga mulut selain dampak sistemik. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa senyawa-senyawa yang berhubungan dengan asap rokok terserap ke dalam rongga mulut. Kesehatan gigi dan mulut perokok menunjukkan adanya penumpukan kalkulus yang lebih tinggi, peradangan gingiva, dan kebersihan mulut yang buruk. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada Pengaruh Kebiasaan Merokok Terhadap Indeks Kebersihan Gigi dan Mulut (OHIS) Pada Pemuda GMIM Sion Sindulang Satu Kota Manado.
Jenis penelitian ini merupakan Analitik Observasional dengan menggunakan Desain Cross-Sectional Study, Penelitian ini dilaksanakan pada minggu ketiga Bulan Mei 2025 bertempat di Aula Gereja GMIM Sion Sindulang satu, Populasi penelitian berjumlah 79 dengan sampel 42 orang, Instrumen penelitian menggunakan format penilaian OHIS dengan analisa data menggunakan uji Corelation Spearman Rank menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kebiasaan merokok pada kategori sedang (50%) dengan OHIS yang sedang (59,5%). Artinya, semakin tinggi kebiasaan merokok seseorang, maka semakin buruk indeks kebersihan gigi dan mulutnya. Hasil uji statistik didapat nilai signifikansi p = 0,01 dan nilai koefisien korelasi r = 0,394. Nilai p
Jenis penelitian ini merupakan Analitik Observasional dengan menggunakan Desain Cross-Sectional Study, Penelitian ini dilaksanakan pada minggu ketiga Bulan Mei 2025 bertempat di Aula Gereja GMIM Sion Sindulang satu, Populasi penelitian berjumlah 79 dengan sampel 42 orang, Instrumen penelitian menggunakan format penilaian OHIS dengan analisa data menggunakan uji Corelation Spearman Rank menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kebiasaan merokok pada kategori sedang (50%) dengan OHIS yang sedang (59,5%). Artinya, semakin tinggi kebiasaan merokok seseorang, maka semakin buruk indeks kebersihan gigi dan mulutnya. Hasil uji statistik didapat nilai signifikansi p = 0,01 dan nilai koefisien korelasi r = 0,394. Nilai p
Berkas
Baca
Akses terbuka
Baca
Eksemplar fisik & reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A
KTI GIGI 2025
KTI000372025
Tersedia