Efektivitas Kombinasi Terapi Bermain Plastisin Dan Aromaterapi Lavender Terhadap Stres Hospitalisasi Pada Anak Usia 3-6 Tahun Di Ruangan Ester Rsu Gmim Pancaran Kasih Manado
Latar Belakang : Hospitalisasi merupakan pengalaman yang dapat menimbulkan stres pada anak usia prasekolah karena adanya perubahan lingkungan, prosedur medis, serta perpisahan dengan lingkungan yang familiar. Stres hospitalisasi yang tidak ditangani dapat mengganggu proses penyembuhan dan perkembangan anak. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan stres hospitalisasi adalah kombinasi terapi bermain plastisin dan aromaterapi lavender. Tujuan penelitian : untuk m...
Latar Belakang : Hospitalisasi merupakan pengalaman yang dapat menimbulkan stres pada anak usia prasekolah karena adanya perubahan lingkungan, prosedur medis, serta perpisahan dengan lingkungan yang familiar. Stres hospitalisasi yang tidak ditangani dapat mengganggu proses penyembuhan dan perkembangan anak. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan stres hospitalisasi adalah kombinasi terapi bermain plastisin dan aromaterapi lavender. Tujuan penelitian : untuk mengetahui efektivitas kombinasi terapi bermain plastisin dan aromaterapi lavender terhadap stres hospitalisasi pada anak usia 3–6 tahun di Ruangan Ester RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. \\\\r\\\\nMetodologi : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi experimental dengan rancangan pretest–posttest control design. dengan sampel 60 orang, 30 kelompok intervensi dan 30 kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test untuk membandingkan nilai pretest dan posttest pada masing-masing kelompok serta uji Independent Sample T-Test untuk membandingkan perbedaan antara kedua kelompok.\\\\r\\\\nHasil Penelitian : Rata-rata skor stres hospitalisasi pada kelompok Terapi bermain plastisin dan aromaterapi lavender sebelum diberikan adalah 62,77 dan menurun menjadi 39,40 setelah intervensi (p = 0,000). Pada kelompok kontrol, rata-rata skor stres hospitalisasi menurun dari 60,63 menjadi 59,53 (p = 0,058). Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara kedua kelompok setelah perlakuan (p = 0,000), dengan rata-rata skor stres hospitalisasi pada kelompok yang diberikan kombinasi terapi bermain plastisin dan aromaterapi lavender lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol.\\\\r\\\\nKesimpulan : Kombinasi terapi bermain plastisin dan aromaterapi lavender efektif dalam menurunkan stres hospitalisasi pada anak usia 3–6 tahun di Ruangan Ester RSU GMIM Pancaran Kasih Manado \\\\r\\\\nKata kunci : Stres hospitalisasi, terapi bermain plastisin, aromaterapi lavender