Penerapan Familiar Auditory Sensory Training Dengan Pendekatan Teori Keperawatan Florence Nightingale Terhadap Tingkat Kesadaran Pasien Stroke Di ICU RSUP Prof. Dr. R. D Kandou Manado
Latar belakang: Stroke merupakan gangguan neurologis yang dapat menyebabkan penurunan tingkat kesadaran dan memerlukan asuhan keperawatan secara komprehensif di Intensive Care Unit (ICU). FAST merupakan intervensi nonfarmakologis yang menggunakan suara familiar dari anggota keluarga untuk memberikan stimulasi auditori dan mendorong respons neurologis. Tujuan: Karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui penerapan FAST dengan menggunakan pendekatan Teori Lingkungan Florence Nightingale terhadap ti...
Latar belakang: Stroke merupakan gangguan neurologis yang dapat menyebabkan penurunan tingkat kesadaran dan memerlukan asuhan keperawatan secara komprehensif di Intensive Care Unit (ICU). FAST merupakan intervensi nonfarmakologis yang menggunakan suara familiar dari anggota keluarga untuk memberikan stimulasi auditori dan mendorong respons neurologis. Tujuan: Karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui penerapan FAST dengan menggunakan pendekatan Teori Lingkungan Florence Nightingale terhadap tingkat kesadaran pasien stroke di ICU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Desain: Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada pasien stroke sebagai responden dengan penurunan tingkat kesadaran. FAST diberikan menggunakan suara familiar dari anggota keluarga selama kurang lebih 10 menit dengan menerapkan pendekatan Teori Keperawatan Florence Nightingale, khususnya prinsip lingkungan terapeutik. Lingkungan pasien diatur agar tenang, nyaman, bersih, memiliki ventilasi yang memadai, pencahayaan sesuai, serta meminimalkan kebisingan dan stimulus yang tidak diperlukan sehingga pasien dapat menerima stimulasi auditori secara optimal.Tingkat kesadaran pasien dinilai menggunakan Glasgow Coma Scale (GCS), disertai pemantauan tanda-tanda vital dan status respirasi. Hasil: Penerapan FAST menunjukkan adanya peningkatan tingkat kesadaran pada keempat pasien. Nilai GCS meningkat pada Tn. A.M dari 6 menjadi 8, Ny. R.P dari 7 menjadi 8, Tn. T.L dari 6 menjadi 7, dan Ny. K.S dari 5 menjadi 7. Seluruh pasien menunjukkan respons membuka mata terhadap stimulasi suara familiar, sedangkan kondisi respirasi dan hemodinamik tetap stabil selama intervensi. Kesimpulan: FAST dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan non-farmakologis komplementer untuk membantu meningkatkan respons kesadaran pada pasien stroke dengan penurunan kesadaran. Penerapan Teori Lingkungan Florence Nightingale melalui lingkungan yang tenang, bersih, nyaman, dan minim kebisingan mendukung pelaksanaan FAST secara optimal.\\\\\\\\\\\\\\\\r\\\\\\\\\\\\\\\\nKata kunci: Stroke, Familiar Auditory Sensory Training.