Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang terus mengalami peningkatan, termasuk pada kelompok usia remaja. Kurangnya pengetahuan mengenai pola hidup sehat dan pencegahan diabetes melitus dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit tersebut pada usia muda. Edukasi gizi menggunakan media video merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan remaja karena media video lebih menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui...
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang terus mengalami peningkatan, termasuk pada kelompok usia remaja. Kurangnya pengetahuan mengenai pola hidup sehat dan pencegahan diabetes melitus dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit tersebut pada usia muda. Edukasi gizi menggunakan media video merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan remaja karena media video lebih menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi menggunakan media video terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan diabetes melitus pada remaja di SMA Negeri 1 Manado.\\\\\\\\r\\\\\\\\nJenis penelitian ini adalah pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Penelitian dilakukan pada 35 responden siswa kelas X SMA Negeri 1 Manado. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh melalui kuesioner pre-test dan post-test kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-test.\\\\\\\\r\\\\\\\\nHasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan sebelum diberikan edukasi menggunakan media video adalah 59,43 dan meningkat menjadi 68,29 setelah diberikan edukasi. Hasil uji Paired Sample t-test diperoleh nilai p-value sebesar 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh edukasi gizi menggunakan media video terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan diabetes melitus pada remaja di SMA Negeri 1 Manado. Kesimpulan penelitian ini adalah edukasi gizi menggunakan media video efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pencegahan diabetes melitus