Pendahuluan : Bakteri merupakan kelompok yang dapat menyebabkan infeksi saluran cerna dan mengganggu proses penyerapan nutrisi sehingga berpotensi berkontribusi terhadap terjadinya stunting pada anak. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis bakteri yang terdapat pada feses anak stunting di wilayah tersebut.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri pada feses anak stunting di wilayah kerja Puskesmas Ranomuut, Kota Manado. Metode: Penelitian ini meru...
Pendahuluan : Bakteri merupakan kelompok yang dapat menyebabkan infeksi saluran cerna dan mengganggu proses penyerapan nutrisi sehingga berpotensi berkontribusi terhadap terjadinya stunting pada anak. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis bakteri yang terdapat pada feses anak stunting di wilayah tersebut.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri pada feses anak stunting di wilayah kerja Puskesmas Ranomuut, Kota Manado. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan pada bulan Januari hingga Juni 2026. Sampel penelitian berupa delapan spesimen feses anak stunting yang diperoleh menggunakan teknik total sampling. Isolasi dan identifikasi bakteri dilakukan melalui kultur pada media Blood Agar (BA) dan MacConkey Agar (MCA), dilanjutkan dengan pewarnaan Gram, uji katalase, uji koagulase, serta uji biokimia yang meliputi Simmons Citrate Agar (SCA), Triple Sugar Iron Agar (TSIA), Lysine Iron Agar (LIA), Sulfide Indole Motility (SIM), Methyl Red (MR), Voges–Proskauer (VP), dan uji urease. Isolat yang tumbuh pada media MCA kemudian disubkultur ke media Eosin Methylene Blue Agar (EMB). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 8 isolat yang tumbuh pada media MCA merupakan bakteri Gram-negatif berbentuk basil dengan kemampuan memfermentasi laktosa. Hasil uji biokimia menunjukkan pola reaksi yang mengarah pada Escherichia Coli. Hasil subkultur pada media EMB menunjukkan karakteristik koloni yang mengindikasikan Escherichia Coli. Pada media BA sebanyak 8 isolat ditemukan bakteri Gram-positif berbentuk kokus yang teridentifikasi sebagai Staphylococcus aureus.Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, bakteri yang teridentifikasi pada feses anak stunting adalah Escherichia Coli dan Staphylococcus aureus, yang berpotensi berperan dalam gangguan kesehatan saluran cerna pada anak stunting.