Diabetes melitus merupakan salah satu masalah kesehatan global yang terus meningkat. Data World Health Organization (WHO) tahun 2024 menunjukkan bahwa lebih dari 800 juta orang dewasa di dunia menderita diabetes melitus. Di Sulawesi Utara prevalensi diabetes melitus berdasarkan diagnosis dokter sebesar 2,1%. Sedangkan di Puskesmas Ranomuut Kota Manado tercatat 210 pasien diabetes melitus tipe 2 pada tahun 2025. Kondisi hiperglikemia pada pasien diabetes dapat menyebabkan glukosuria yang mencipta...
Diabetes melitus merupakan salah satu masalah kesehatan global yang terus meningkat. Data World Health Organization (WHO) tahun 2024 menunjukkan bahwa lebih dari 800 juta orang dewasa di dunia menderita diabetes melitus. Di Sulawesi Utara prevalensi diabetes melitus berdasarkan diagnosis dokter sebesar 2,1%. Sedangkan di Puskesmas Ranomuut Kota Manado tercatat 210 pasien diabetes melitus tipe 2 pada tahun 2025. Kondisi hiperglikemia pada pasien diabetes dapat menyebabkan glukosuria yang menciptakan lingkungan kondusif bagi pertumbuhan jamur, termasuk Candida sp. sehingga meningkatkan risiko kandiduria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pertumbuhan dan spesies Candida pada spesimen urine pasien diabetes melitus berdasarkan derajat glukosuria di Puskesmas Ranomuut Kota Manado. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 210 orang. Hasil perhitungan besar sampel sebanyak 68 orang. Pengambilan sempel dilakukan secara simple random sampling yang memiliki kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif, disajikan dalam bentuk tabel dan dinarasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa glukosuria negatif merupakan kategori terbanyak yaitu 39 responden (57,3%). Sebagian besar spesimen Urine memiliki jumlah koloni 10³ CFU/mL ditemukan pada 7 responden (10,3%). Dari 68 Spesimen Urine, 41 Spesimen menunjukkan pertumbuhan Candida dengan total 51 isolat, sedangkan 27 spesimen tidak menunjukkan spesimen. Spesies yang paling banyak ditemukan adalah Candida utilis (70,6%), diikuti Candida albicans (13,7%), Candida tropicalis (9,8%), dan Candida glabrata (5,9%). Candida utilis ditemukan pada seluruh derajat glukosuria dan menjadi spesies dominan. Disimpulkan bahwa Spesies yang paling banyak adalah Candida utilis (70,6%), diikuti Candida albicans, Candida tropicalis, dan Candida glabrata.