Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Karya Ilmiah Akhir Ners Akses terbatas 2026

Penerapan Slow Deep Breathing Dengan Pendekatan Teori Comfort Katharine Kolcaba Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Di ICCU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Karya Ilmiah Akhir Ners
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KIA Ners 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xiii, 140 hlm : ilustrasi ; 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
37 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Gisella Sambeka ; Jon W. Tangka ; Herman J. Warouw

Abstrak

Latar Belakang: Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang masih menjadi permasalahan kesehatan utama di dunia karena masih tingginya angka kesakitan, kecacatan, dan kematian. Salah satu masalah penderita PJK yaitu mengalami nyeri dada atau angina yang menjadi keluhan utama pada pasien dengan gangguan perfusi koroner. Tujuan: Untuk menerapkan pemberian asuhan keperawatan dengan Slow Deep Breathing terhadap penurunan nyeri pasien PJK. Metode: Deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sampel empat responden dengan asuhan keperawatan berdasarkan teori Katharine Kolcaba dengan intervensi Slow Deep Breathing terhadap penurunan nyeri pada pasien PJK di ICCU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Pengukuran nyeri menggunakan Numerical Rating Scale (NRS) dan Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI). Hasil: Pengkajian keperawatan pada pasien Tn.G.K, dan tiga pasien PJK lainnya menunjukkan nyeri dada skor rata-rata NRS 6 dengan skor SLKI 21-23 , dengan karakteristik yang bervariasi seperti diremas, ditusuk, penjalaran ke punggung, lengan kiri dan rahang bawah, serta disertai sesak nafas, badan lemah, pasien gelisah secara psikospiritual, membutuhkan dukungan keluarga, dan merasa tidak nyaman dengan hospitalisasi. Diagnosa keperawatan meliputi Nyeri Akut terkait dengan iskemia miokard ditandai dengan nyeri dada hilang timbul. Intervensi berupa Manajemen nyeri, dan dukungan penerapan Slow Deep Breathing. Evaluasi menunjukkan mengalami penurunan nyeri dada pada keempat pasien dengan skor NRS dari kategori sedang (4-6) menjadi kategori ringan (0-2), serta peningkatan skor SLKI dari 21-23 menjadi 31-35 yang termasuk dalam kategori luaran baik. Kesimpulan: penerapan Slow Deep Breathing menurunkan nyeri pada pasien PJK. Saran: bagi tenaga kesehatan terlebih khusus perawat agar dapat memperbaiki Tingkat Nyeri pada pasien PJK dalam menggunakan terapi non farmakologis berupa Slow Deep Breathing.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 179_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 179_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 179_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 179_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 179_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 179_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 179_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KIA Ners 2026
KIA Ners 2026-427-001
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar