Hubungan Keterpaparan Media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Tentang Pencegahan Hipertensi terhadap Pengetahuan Pencegahan Hipertensi Masyarakat di Desa Poppo Barat Kecamatan Passi Timur
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat menyebabkan berbagai komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik. Pencegahan hipertensi dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko dan upaya pengendaliannya. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi pengetahuan masyarakat adalah keterpaparan terhadap media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kesehatan. Media KIE berperan dalam menyampaika...
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat menyebabkan berbagai komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik. Pencegahan hipertensi dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko dan upaya pengendaliannya. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi pengetahuan masyarakat adalah keterpaparan terhadap media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kesehatan. Media KIE berperan dalam menyampaikan informasi kesehatan secara efektif sehingga dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterpaparan media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) tentang pencegahan hipertensi terhadap pengetahuan pencegahan hipertensi masyarakat di Desa Poppo Barat Kecamatan Passi Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 94 responden masyarakat Desa Poppo Barat Kecamatan Passi Timur. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner keterpaparan media KIE dan pengetahuan pencegahan hipertensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara keterpaparan media KIE dengan pengetahuan pencegahan hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki keterpaparan media KIE dalam kategori rendah, sedangkan tingkat pengetahuan masyarakat tentang pencegahan hipertensi sebagian besar berada pada kategori cukup. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara keterpaparan media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) dengan pengetahuan pencegahan hipertensi masyarakat di Desa Poppo Barat Kecamatan Passi Timur (p = 0,001). Hasil analisis kekuatan hubungan menggunakan Cramer\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\'s V menunjukkan nilai 0,440, yang menunjukkan bahwa hubungan antarvariabel berada pada kategori sedang. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara keterpaparan media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) dengan pengetahuan pencegahan hipertensi masyarakat di Desa Poppo Barat Kecamatan Passi Timur.