PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
12X Dilihat
Skripsi

Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Sedentary Lifestyle Risiko Obesitas pada Remaja di SMP Negeri 10 Manado

Femmy Keintjem
Pengarang
Jane A. Kolompoy
Pengarang
Novi Inggrit Karemase
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Skripsi
2026
Indonesia
Akses Terbatas

Abstrak

Penggunaan media sosial yang tinggi pada remaja berpotensi meningkatkan perilaku kurang gerak atau sedentary lifestyle, terutama ketika aktivitas digital dilakukan dalam posisi duduk atau rebahan dalam waktu lama. Kondisi ini dapat menurunkan aktivitas fisik harian dan menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap risiko obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial TikTok, WhatsApp, dan Instagram dengan sedentary lifestyle risiko obesita... Penggunaan media sosial yang tinggi pada remaja berpotensi meningkatkan perilaku kurang gerak atau sedentary lifestyle, terutama ketika aktivitas digital dilakukan dalam posisi duduk atau rebahan dalam waktu lama. Kondisi ini dapat menurunkan aktivitas fisik harian dan menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap risiko obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial TikTok, WhatsApp, dan Instagram dengan sedentary lifestyle risiko obesitas pada remaja di SMP Negeri 10 Manado.Jenis Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan kualitatif dengan desain fenomenologi. Sampel kuantitatif berjumlah 91 siswa yang dipilih menggunakan simple random sampling, sedangkan informan kualitatif terdiri dari empat siswa dan satu guru. Instrumen penelitian meliputi kuesioner intensitas penggunaan media sosial, Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ), pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), dan pedoman wawancara mendalam. Analisis kuantitatif menggunakan uji Spearman’s rho, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. \\\\r\\\\nHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial TikTok (p-value = 0,002 ≤ α = 0,05), WhatsApp (p-value = 0,013 ≤ α = 0,05), dan Instagram (p-value = 0,001 ≤ α = 0,05) dengan sedentary lifestyle risiko obesitas pada remaja. Berdasarkan nilai p-value, media sosial Instagram menunjukkan hubungan yang paling signifikan dengan sedentary lifestyle risiko obesitas pada remaja dibandingkan TikTok dan WhatsApp. Temuan kualitatif menunjukkan bahwa penggunaan media sosial sering dilakukan dalam posisi duduk atau rebahan, disertai kebiasaan ngemil, dan mengurangi waktu aktivitas fisik. Kesimpulannya, intensitas penggunaan media sosial berhubungan signifikan dengan sedentary lifestyle risiko obesitas pada remaja di SMP Negeri 10 Manado. Sekolah disarankan memperkuat promosi kesehatan melalui edukasi penggunaan media sosial yang seimbang, pembatasan penggunaan HP selama jam sekolah, dan active break 3-5 menit untuk mengurangi waktu sedentari siswa.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR PROMKES 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2026
Deskripsi Fisik
xiv, 189 Hal: Ilustrasi; 27 cm
Bahasa
Indonesia
Edisi
-
Subjek
Intensitas penggunaan media sosial
sedentary lifestyle
Pernyataan Tanggung Jawab
Novi Inggrit Karemase
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A SKR PROMKES 2026
SKR PROMKES 2026-423-001
Tersedia
Lampiran Berkas
144_abstrak
Baca
144_bab1
Baca
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
144_bab3
Baca
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
144_bab5
Baca
144_lampiran
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik