Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Karya Tulis Ilmiah Akses terbatas 2026

Penerapan Posisi Left Lateral Recumbent (Miring Kiri) Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita GERD Di Ruangan IGD RSU.GMIM Pancaran Kasih

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Karya Tulis Ilmiah
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KTI KEPERAWATAN 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xiv, 88 Hal: Ilustrasi; 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
26 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Anastasya Putri Patau

Abstrak

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan refluks isi lambung ke esofagus sehingga menimbulkan gejala klinis berupa nyeri dada, nyeri epigastrium, dan heartburn. Kondisi ini sering dijumpai di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan memerlukan penanganan cepat serta tepat. Penatalaksanaan GERD umumnya dilakukan melalui terapi farmakologis, namun pada kondisi akut intervensi tambahan nonfarmakologis diperlukan untuk membantu menurunkan intensitas nyeri secara segera. Salah satu intervensi yang dapat diterapkan adalah posisi Left Lateral Recumbent (LLR) atau miring kiri, yang secara fisiologis mampu menurunkan paparan asam lambung terhadap mukosa esofagus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan posisi LLR dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien GERD di IGD RS GMIM Pancaran Kasih Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan pasien GERD yang datang dengan keluhan nyeri epigastrium. Data dikumpulkan melalui pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi posisi LLR. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri dari skala 6/10 hingga akhirnya mencapai 2/10 setelah penerapan posisi LLR. Temuan ini membuktikan bahwa posisi Left Lateral Recumbent efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien GERD di IGD. Intervensi ini mudah diterapkan, tidak memerlukan alat khusus, dan dapat menjadi bagian dari praktik keperawatan berbasis bukti untuk meningkatkan kualitas pelayanan di ruang gawat darurat.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 143_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 143_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 143_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 143_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 143_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 143_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 143_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KTI KEPERAWATAN 2026
KTI KEPERAWATAN 2026
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar