Lalat rumah (Musca domestica) merupakan vektor mekanis yang berperan dalam penyebaran berbagai penyakit sehingga diperlukan metode pengendalian yang efektif dan ramah lingkungan. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah penggunaan lem berbahan dasar pati talas (Colocasia esculenta (L.) Schott) sebagai perekat perangkap lalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas lem inovatif berbahan dasar pati talas sebagai perekat perangkap lalat rumah. Jenis penelitian ini adalah ...
Lalat rumah (Musca domestica) merupakan vektor mekanis yang berperan dalam penyebaran berbagai penyakit sehingga diperlukan metode pengendalian yang efektif dan ramah lingkungan. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah penggunaan lem berbahan dasar pati talas (Colocasia esculenta (L.) Schott) sebagai perekat perangkap lalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas lem inovatif berbahan dasar pati talas sebagai perekat perangkap lalat rumah. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan Posttest only control group design pada perlakuan konsentrasi pati talas 10%, 15%, dan 20%, serta lem komersial sebagai kontrol positif. Setiap perlakuan diuji menggunakan 20 ekor lalat rumah dan diulang sebanyak tiga kali sehingga total sampel pada setiap perlakuan berjumlah 60 ekor lalat. Pengamatan dilakukan selama 12 jam dengan interval pengamatan pada jam ke-3, ke-6, dan ke-12. Data dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan jumlah dan persentase lalat yang berhasil terekat pada media perangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perlakuan lem pati talas pada konsentrasi 10%, 15%, dan 20% tidak mampu merekatkan lalat rumah sehingga persentase efektivitas yang diperoleh adalah 0%. Sebaliknya, kontrol positif mampu merekatkan 55 dari 60 ekor lalat dengan persentase efektivitas sebesar 92%. Kondisi lingkungan selama penelitian relatif stabil dengan suhu rata-rata 27,1°C dan kelembapan relatif 49%. Ketidakefektifan lem pati talas diduga disebabkan oleh rendahnya daya lekat, berkurangnya elastisitas akibat proses pengeringan, serta sifat pati alami yang mudah mengalami perubahan struktur sehingga kehilangan kemampuan adhesinya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lem berbahan dasar pati talas pada konsentrasi 10%, 15%, dan 20% tidak efektif digunakan sebagai perekat perangkap lalat rumah (Musca domestica). Disarankan agar penelitian selanjurnya melakukan modifikasi formulasi dengan penambahan bahan pemlastis, tackifier, atau bahan lainnya untuk meningkatkan daya lekat dan stabilitas perekat sehingga dapat berpotensi digunakan sebagai perangkap lalat yang lebih efektif.\\\\r\\\\nKata kunci: Pati talas, Colocasia esculenta, Lem alami, Musca domestica, Efektivitas perekat.