Pengaruh Berkumur Air Rebusan Daun Sirsak Terhadap Penurunan Plak Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 7 Manado
AB
Angelica Benedicta AhmadPenulis
AA
Anneke A. TahulendingDosen pembimbing
JL
Jeana Lydia MaramisDosen pembimbing
- Tahun terbit
- 2025
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI GIGI 2025
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xi, 48 Hal: Ilustrasi; 29 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 23 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Angelica Benedicta Ahmad
Abstrak
Plak merupakan deposit lunak yang melekat erat pada permukaan gigi. Plak dapat dikontrol dengan menyikat gigi secara teratur dan penggunaan obat kumur secara teratur. Tanaman yang umum digunakan dalam pengobatan herbal salah satunya adalah tanaman sirsak. Daun sirsak menunjukkan adanya kandungan senyawa aktif alkaloid, tanin, avonoid. Tanaman yang mengandung avonoid dan alkaloid menunjukkan kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri kariogenik, selain itu juga tanin mampu menghambat pertumbuhan bakteri salah satunya bakteri streptococcus mutans yang terdapat pada plak gigi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh berkumur air rebusan daun sirsak (Annona Muricata) terhadap penurunan plak pada siswa kelas VII SMP Negeri 7 Manado.
Jenis penelitian adalah eksperimen semu dengan rancangan One-Group pretest-postest, penelitian ini dilaksanakan pada minggu ke empat bulan Mei 2025 berlokasi pada SMP Negeri 7 Manado dengan jumlah populasi 297 orang menggunakan teknik pengambilan sampel metode Purposive Sampling yang berjumlah 71 orang dan menggunakkan rumus slovin, Data yang diperoleh dari hasil pemeriksaan plak indeks, format penilaian sebelum dan sesudah berkumur air rebusan daun sirsak. Analisa data menggunakkan uji statistic non parametric dengan uji Wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata sebelum berkumur air rebusan daun sirsak 3,51 dan sesudah berkumur 0,26 memiliki selisih penurunan 3,25. Berdasarkan hasil analisis statistic menggunakkan uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikan p = 0,000 (p < 0,05) . Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan. Hal ini berarti bahwa berkumur dengan air rebusan daun sirsak berpengaruh terhadap penurunan indeks plak pada siswa kelas VII SMP Negeri 7 Manado.
Jenis penelitian adalah eksperimen semu dengan rancangan One-Group pretest-postest, penelitian ini dilaksanakan pada minggu ke empat bulan Mei 2025 berlokasi pada SMP Negeri 7 Manado dengan jumlah populasi 297 orang menggunakan teknik pengambilan sampel metode Purposive Sampling yang berjumlah 71 orang dan menggunakkan rumus slovin, Data yang diperoleh dari hasil pemeriksaan plak indeks, format penilaian sebelum dan sesudah berkumur air rebusan daun sirsak. Analisa data menggunakkan uji statistic non parametric dengan uji Wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata sebelum berkumur air rebusan daun sirsak 3,51 dan sesudah berkumur 0,26 memiliki selisih penurunan 3,25. Berdasarkan hasil analisis statistic menggunakkan uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikan p = 0,000 (p < 0,05) . Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan. Hal ini berarti bahwa berkumur dengan air rebusan daun sirsak berpengaruh terhadap penurunan indeks plak pada siswa kelas VII SMP Negeri 7 Manado.
Berkas
Baca
Akses terbuka
Baca
Eksemplar fisik & reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A
KTI GIGI 2025
KTI000302025
Tersedia