Pemberian Kroket Caklor Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Kotamobagu
NW
Ni Wayan OktaviaPenulis
OL
Olga Lieke ParuntuDosen pembimbing
PS
Phembriah S. KerehDosen pembimbing
- Tahun terbit
- 2025
- Jenis naskah
- Skripsi
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- SKR GIZI 2025
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiii, 68 Hal: Ilustrasi; 29 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Ni Wayan Oktavia
Abstrak
Anemia merupakan salah satu penyebab utama penurunan derajat kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Kondisi ini terjadi ketika kadar eritrosit dan hemoglobin dalam darah tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan oksigen jaringan tubuh. Anemia defisiensi besi merupakan penyebab anemia dominan (>60%) secara global. Di negara-negara dengan kedudukan rendah dan menengah, anemia banyak ditemukan pada remaja, khususnya remaja putri yang rentan mengalami defisiensi anemia besi saat memasuki masa pubertas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kroket caklor terhadap kadar hemoglobin (Hb) pada remaja putri di SMA Negeri 1 Kotamobagu.
Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain pre-test cobadan pasca tes . Sampel terdiri dari 39 remaja putri yang dipilih melalui metode purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui pengukuran recall 24 jam, kuesioner uji organoleptik, serta pemeriksaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin meningkat dari 11,521 gr/dL sebelum intervensi menjadi 13,033 gr/dL setelah intervensi. Uji uji beda sampel berpasangan (paired sample t-test). menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan signifikan antara kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian kroket caklor terhadap peningkatan kadar hemoglobin remaja putri di SMA Negeri 1 Kotamobagu.
Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain pre-test cobadan pasca tes . Sampel terdiri dari 39 remaja putri yang dipilih melalui metode purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui pengukuran recall 24 jam, kuesioner uji organoleptik, serta pemeriksaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin meningkat dari 11,521 gr/dL sebelum intervensi menjadi 13,033 gr/dL setelah intervensi. Uji uji beda sampel berpasangan (paired sample t-test). menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan signifikan antara kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian kroket caklor terhadap peningkatan kadar hemoglobin remaja putri di SMA Negeri 1 Kotamobagu.
Berkas
Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Baca
Khusus anggota
Masuk untuk membaca
Eksemplar fisik & reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A
SKR GIZI 2025
SKR-GIZI000422025
Tersedia