Anak usia sekolah dasar adalah anak berusia 7-12 tahun dengan masa pertumbuhan yang cepat dengan kegiatan fisik yang aktif. Pertumbuhan dan perkembangan anak sangat membutuhkan gizi yang cukup dan seimbang agar tidak terjadi penyimpangan pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemberian makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS) di samping makanan yang dimakan sehari–hari dengan tujuan memulihkan keadaan gizi dan kesehatan. Tempe yang kaya akan protein nabati dan telur yang mengandung protein hewani...
Anak usia sekolah dasar adalah anak berusia 7-12 tahun dengan masa pertumbuhan yang cepat dengan kegiatan fisik yang aktif. Pertumbuhan dan perkembangan anak sangat membutuhkan gizi yang cukup dan seimbang agar tidak terjadi penyimpangan pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemberian makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS) di samping makanan yang dimakan sehari–hari dengan tujuan memulihkan keadaan gizi dan kesehatan. Tempe yang kaya akan protein nabati dan telur yang mengandung protein hewani memberikan kombinasi sempurna untuk asupan protein yang seimbang, temitel (tempe mix telur) juga mengandung serat, vitamin, dan mineral, menjadikannya pilihan makanan tambahan yang baik untuk mendukung kesehatan dan kebutuhan protein sehari-hari.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberian perkedel Temitel (tempe mix telur) sebagai makanan tambahan yang dapat meningkatkan asupan protein anak sekolah di SD GMIM Sion Malalayang. Pada Penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu (Quasi eksperiment) dengan rancangan one-grup pratest-postest. Desain penelitian yang digunakan adalah uji paired t test untuk menganalisis pengaruh pemberian temitel (tempe mix telur) sebagai makanan tambahan yang dapat meningkatkan asupan protein pada anak sekolah. Pengambilan sampel menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling dan jumlah keseluruhan sampel 38 responden. Pada penelitian ini di lakukan penilaian asupan makan sebanyak 3 kali yaitu sebelum, pertengahan dan sesudah intervensi.
Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji Paired T-test diperoleh hasil nilai p = 0,000 pada asupan protein. Nilai ini lebih kecil daripada α (0,05) yang bermakna bahwa pemberian perkedel Temitel (tempe mix telur) sebagai makanan tambahan berpengaruh terhadap peningkatan asupan protein. Kesimpulan : Terdapat peningkatan sebelum dan sesudah pemberian perkedel Temitel (tempe mix telur) terhadap asupan protein dengan nilai p = 0,000