PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
0X Dilihat
Skripsi

Hubungan Frekuensi Konsumsi Bahan Makanan Sumber Protein Dan Zat Besi Dengan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Di SMP Negeri 3 Dumoga

Rudolf Boyke Purba
Dosen Pembimbing
Olga Lieke Paruntu
Dosen Pembimbing
Regina Daanan
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Skripsi
2025
Indonesia
Akses Terbatas

Abstrak

Anemia pada remaja putri merupakan masalah gizi yang sering terjadi akibat kurangnya asupan zat gizi penting seperti protein dan zat besi. Pola makan yang tidak seimbang dan rendahnya frekuensi konsumsi makanan bergizi menjadi salah satu faktor utama penyebab rendahnya kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi konsumsi bahan makanan sumber protein dan zat besi dengan kadar hemoglobin pada remaja putri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuant...
Anemia pada remaja putri merupakan masalah gizi yang sering terjadi akibat kurangnya asupan zat gizi penting seperti protein dan zat besi. Pola makan yang tidak seimbang dan rendahnya frekuensi konsumsi makanan bergizi menjadi salah satu faktor utama penyebab rendahnya kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi konsumsi bahan makanan sumber protein dan zat besi dengan kadar hemoglobin pada remaja putri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik dan rancangan cross-sectional. Subjek penelitian berjumlah 30 remaja putri berusia 12–15 tahun yang dipilih secara proportional random sampling dari SMP Negeri 3 Dumoga. Frekuensi konsumsi makanan dinilai menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), sedangkan kadar hemoglobin diukur menggunakan alat hemoglobinometer digital. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman’s rho.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri memiliki frekuensi konsumsi bahan makanan sumber protein dan zat besi dalam kategori cukup (80%) dan kadar hemoglobin dalam kategori normal (83,3%). Hasil uji statistik Spearman’s rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi makanan sumber protein dan zat besi dengan kadar hemoglobin (sig 2-tailed = 0.000). Dengan demikian, semakin sering remaja mengonsumsi makanan kaya zat besi dan protein, maka semakin besar peluang memiliki kadar hemoglobin yang normal
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR GIZI 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2025
Deskripsi Fisik
xiii, 47 Hal: Ilustrasi; 29 cm
Bahasa
Indonesia
Edisi
-
Subjek
Anemia
Kadar Hemoglobin
Pernyataan Tanggung Jawab
Regina Daanan
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A SKR GIZI 2025
SKR-GIZI000402025
Tersedia
Lampiran Berkas
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik