Menyikat gigi adalah salah satu uapaya membersihkan gigi secara mekanis yang paling tepat untuk menghilngkan kotoran yang menempel pada permukaan gigi. Menyikat gigi tidak hanya memperhatikan tentang cara menyikat gigi, namun hal lain yang harus diperhatikan yakni tentang waktu dan frekuensi menyikat gigi itu sendiri. Upaya menyikat gigi tidak terlepas kaitannya dengan kejadoian karies gigi. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) proporsi masalah gigi dan mulut di Indonesia mencapai...
Menyikat gigi adalah salah satu uapaya membersihkan gigi secara mekanis yang paling tepat untuk menghilngkan kotoran yang menempel pada permukaan gigi. Menyikat gigi tidak hanya memperhatikan tentang cara menyikat gigi, namun hal lain yang harus diperhatikan yakni tentang waktu dan frekuensi menyikat gigi itu sendiri. Upaya menyikat gigi tidak terlepas kaitannya dengan kejadoian karies gigi. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) proporsi masalah gigi dan mulut di Indonesia mencapai 45,3%, sedangkan di Provinsi Sulawesi Utara ditemukan sebesar 55,5% (Kemenkes RI, 2018). Survei Kesehatan Indonesia (SKI), juga menunjukkan bahwa proporsi gigi berlubang di Indonesia sebesar 43,6%, dan di Sulawesi Utara mencapai 52,0% (Kemenkes RI, 2023). Penelitian ini bertujuan mengetahui Gambaran Frekuensi Menyikat Gigi dan Karies Gigi Pada Pemuda Pemudi Arama Tolikara Di Kota Manado.
Jenis penelitian bersifat deskriptif bertujuan untuk menggambarkan keadaan secara nyata/faktua dari lapangan. Waktu penelitian yaitu pada minggu ke-3 bulan Juli 2025 bertempat di Asrama Tolikara Manado. Intrumen penelitian berupa lembar cek lis untuk mencatat frekuensi menyikat gigi dan format untuk mencatat karies gigi (DMF-T). Populasi penelitian berjumlah 30 responden dengan sampel total populasi berdasarkan hasil kriteria inklusi berjumlah 24 responden. Data yang diperoleh ditabulasi kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi persentase disertai penjelasan.
Hasil penelitian menunjukkah bahwa frekuensi menyikat gigi diperoleh yang paling tinggi yaitu menyikat gigi 2 kali sehari sebelum makan dan saat mandi sore 14 responen (58,3%) sedangkan karies gigi tergolong kategori “Sedang” Kesimpulan bahwa frekuensi menyikat gigi belum tepat dengan karies gigi masih tergolong tinggi.