PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Image of Gambaran Frekuensi Menyikat Gigi dan Karies Gigi Pada Pemuda Pemudi Arama Tolikara Di Kota Manado
3X Dilihat
Karya Tulis Ilmiah

Gambaran Frekuensi Menyikat Gigi dan Karies Gigi Pada Pemuda Pemudi Arama Tolikara Di Kota Manado

Jeanne D. Arc Z. Adam
Dosen Pembimbing
Mustapa Bidjuni
Dosen Pembimbing
Syahrullah Al Gibran
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Karya Tulis Ilmiah
2025
Indonesia
Akses Terbuka

Abstrak

Menyikat gigi adalah salah satu uapaya membersihkan gigi secara mekanis yang paling tepat untuk menghilngkan kotoran yang menempel pada permukaan gigi. Menyikat gigi tidak hanya memperhatikan tentang cara menyikat gigi, namun hal lain yang harus diperhatikan yakni tentang waktu dan frekuensi menyikat gigi itu sendiri. Upaya menyikat gigi tidak terlepas kaitannya dengan kejadoian karies gigi. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) proporsi masalah gigi dan mulut di Indonesia mencapai... Menyikat gigi adalah salah satu uapaya membersihkan gigi secara mekanis yang paling tepat untuk menghilngkan kotoran yang menempel pada permukaan gigi. Menyikat gigi tidak hanya memperhatikan tentang cara menyikat gigi, namun hal lain yang harus diperhatikan yakni tentang waktu dan frekuensi menyikat gigi itu sendiri. Upaya menyikat gigi tidak terlepas kaitannya dengan kejadoian karies gigi. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) proporsi masalah gigi dan mulut di Indonesia mencapai 45,3%, sedangkan di Provinsi Sulawesi Utara ditemukan sebesar 55,5% (Kemenkes RI, 2018). Survei Kesehatan Indonesia (SKI), juga menunjukkan bahwa proporsi gigi berlubang di Indonesia sebesar 43,6%, dan di Sulawesi Utara mencapai 52,0% (Kemenkes RI, 2023). Penelitian ini bertujuan mengetahui Gambaran Frekuensi Menyikat Gigi dan Karies Gigi Pada Pemuda Pemudi Arama Tolikara Di Kota Manado.
Jenis penelitian bersifat deskriptif bertujuan untuk menggambarkan keadaan secara nyata/faktua dari lapangan. Waktu penelitian yaitu pada minggu ke-3 bulan Juli 2025 bertempat di Asrama Tolikara Manado. Intrumen penelitian berupa lembar cek lis untuk mencatat frekuensi menyikat gigi dan format untuk mencatat karies gigi (DMF-T). Populasi penelitian berjumlah 30 responden dengan sampel total populasi berdasarkan hasil kriteria inklusi berjumlah 24 responden. Data yang diperoleh ditabulasi kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi persentase disertai penjelasan.
Hasil penelitian menunjukkah bahwa frekuensi menyikat gigi diperoleh yang paling tinggi yaitu menyikat gigi 2 kali sehari sebelum makan dan saat mandi sore 14 responen (58,3%) sedangkan karies gigi tergolong kategori “Sedang” Kesimpulan bahwa frekuensi menyikat gigi belum tepat dengan karies gigi masih tergolong tinggi.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI GIGI 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2025
Deskripsi Fisik
xi, 44 Hal: Ilustrasi; 29 cm
Bahasa
Indonesia
Edisi
-
Subjek
Karies
Gigi -- Perawatan
Pernyataan Tanggung Jawab
Syahrullah Al Gibran
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KTI GIGI 2025
KTI000292025
Tersedia
Lampiran Berkas
Baca
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik