Hubungan Asupan Makan Terhadap Status Gizi Anak Balita Di Desa Tolombukan Wilayah Kerja Puskesmas Towuntu Timur Kabupaten Minahasa Tenggara
MN
Mickenzi Nadya LumbuPenulis
HS
Henry S. ImbarDosen pembimbing
MP
Muksin PasambunaDosen pembimbing
- Tahun terbit
- 2025
- Jenis naskah
- Karya Ilmiah Akhir Ners
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- SKR GIZI 2025
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiii, 83 Hal: Ilustrasi; 29 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Mickenzi Nadya Lumbu
Abstrak
Status gizi anak balita merupakan indikator penting dalam menilai kualitas tumbuh kembang anak. Asupan makan, Khususnya zat gizi makro seperti energi, protein, lemak, dan karbohidrat merupakan faktor langsung yang memengaruhi status gizi. Desa Tolombukan dipilih sebagai Lokasi penelitian karena masih ditemukannya kasus gizi kurang dan pendek pada anak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan makan dan status gizi anak balita di Desa Tolombukan Wilayah Kerja Puskesmas Towuntu Timur. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 35 balita yang diambil dengan metode total sampling. Data asupan makan dikumpulkan menggunakan metode Recall 1x24 jam, selama tiga hari berbeda, kemudian dianalisis menggunakan NutriSurvey dan dibandingkan dengan AKG 2019. Status gizi dinilai berdasarkan indikator BB/U dan TB/U. Analisis data menggunakan uji chi-square dan Fisher’s exact test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar anak memiliki asupan energi (60%), protein (71,4%), dan karbohidrat (51,4%) dalam kategori cukup, sedangkan asupan lemak sebagian besar kurang (82,9%). Status gizi BB/U mayoritas baik (94,3%) dan status gizi TB/U mayoritas normal (88,6%). Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan zat gizi makro dengan status gizi anak balita (p > 0,05).
Kesimpualan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan makan dan status gizi anak balita, namun kecukupan zat gizi makro tetap penting diperhatikan untuk mencegah masalah gizi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan makan dan status gizi anak balita di Desa Tolombukan Wilayah Kerja Puskesmas Towuntu Timur. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 35 balita yang diambil dengan metode total sampling. Data asupan makan dikumpulkan menggunakan metode Recall 1x24 jam, selama tiga hari berbeda, kemudian dianalisis menggunakan NutriSurvey dan dibandingkan dengan AKG 2019. Status gizi dinilai berdasarkan indikator BB/U dan TB/U. Analisis data menggunakan uji chi-square dan Fisher’s exact test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar anak memiliki asupan energi (60%), protein (71,4%), dan karbohidrat (51,4%) dalam kategori cukup, sedangkan asupan lemak sebagian besar kurang (82,9%). Status gizi BB/U mayoritas baik (94,3%) dan status gizi TB/U mayoritas normal (88,6%). Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan zat gizi makro dengan status gizi anak balita (p > 0,05).
Kesimpualan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan makan dan status gizi anak balita, namun kecukupan zat gizi makro tetap penting diperhatikan untuk mencegah masalah gizi.
Berkas
Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Baca
Khusus anggota
Masuk untuk membaca
Eksemplar fisik & reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A
SKR GIZI 2025
SKR-GIZI000322025
Tersedia