PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
1X Dilihat
Laporan Penelitian

Program Pengendalian Penyakit Diabetes Melitus Melalui Rumah Sehat Diabetes Militus (RUMSDIAM) Dengan Pendekatan Prinsip Transformasi Kesehatan di Kota Kotamobagu

Meildy E. Pascoal
Pengarang
Ana B. Montol
Pengarang
Kevin G. Pascoal
Pengarang
Ingland J. Kamasih
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Laporan Penelitian
2025
Indonesia
Akses Terbatas

Abstrak

Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang serius dan semakin banyak ditemukan di negara berkembang seperti Indonesia. Kebiasaan makan dan berbagai faktor risiko dianggap sebagai prediktor terjadinya diabetes melitus tipe 2 (DMT2). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebiasaan makan dan faktor-faktor risiko pada orang dewasa dengan DMT2.. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Survei dengan pendekatan potong lintang (*cross-sectional*) dilakukan pada popul... Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang serius dan semakin banyak ditemukan di negara berkembang seperti Indonesia. Kebiasaan makan dan berbagai faktor risiko dianggap sebagai prediktor terjadinya diabetes melitus tipe 2 (DMT2). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebiasaan makan dan faktor-faktor risiko pada orang dewasa dengan DMT2.. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Survei dengan pendekatan potong lintang (*cross-sectional*) dilakukan pada populasi orang dewasa berusia 30–65 tahun di wilayah kerja Puskesmas Gogagoman, Kota Kotamobagu, pada periode April hingga Juni 2025. Teknik pengambilan sampel nonprobabilitas digunakan untuk memilih responden secara berurutan hingga diperoleh 100 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data meliputi analisis univariat, uji bivariat Spearman, dan analisis multivariat menggunakan regresi linear berganda. Instrumen penelitian yang digunakan adalah *Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire* (SQ-FFQ) dan *Finnish Diabetes Risk Score* (FINDRISC). Data dari 100 responden berdistribusi normal dengan nilai uji Kolmogorov-Smirnov sebesar p = 0,102 (p > 0,05). Hasil uji Spearman menunjukkan bahwa usia, indeks massa tubuh (IMT), lingkar pinggang, aktivitas fisik, konsumsi buah dan sayur, riwayat penggunaan obat antihipertensi, riwayat keluarga dengan diabetes melitus, serta kebiasaan makan memiliki hubungan yang bermakna secara statistik (p < 0,05). Sebaliknya, jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan yang bermakna (p > 0,05). Sementara itu, hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,868 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,754, yang mengindikasikan bahwa 75,4% variasi faktor-faktor risiko DMT2 berhubungan dengan kejadian diabetes melitus. Berdasarkan skor FINDRISC, sebanyak 19% responden memiliki risiko rendah, 61% memiliki risiko sedang, dan 20% memiliki risiko tinggi. Sebagai kesimpulan, perilaku gaya hidup memegang peranan penting dalam pencegahan dan pengelolaan diabetes melitus tipe 2. Penerapan pola konsumsi gizi seimbang melalui peningkatan kualitas pola makan merupakan faktor utama dalam upaya pencegahan, sedangkan pola makan yang tidak sehat berhubungan dengan peningkatan risiko terjadinya DMT2.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
PENELITIAN 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2025
Deskripsi Fisik
131 Hal; Ilustrasi; 29 cm
Bahasa
Indonesia
Edisi
-
Subjek
Diabetes Melitus
Kebiasaan Makan
Food Frequency questionnaire
FINDRISC
Pernyataan Tanggung Jawab
Kevin G. Pascoal
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A PL 2025
PL 2025-382-001
Tersedia
Lampiran Berkas
86_abstrak
Baca
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
86_lampiran
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik