Kesehatan gigi dan mulut sangat dipengaruhi oleh keberadaan plak dan sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi. Salah satu metode alami dalam upaya menjaga kebersihan rongga mulut adalah dengan mengonsumsi buah-buahan yang memiliki sifat mekanis dalam membersihkan permukaan gigi saat dikunyah. Buah pir (Pyrus) diketahui mengandung serat dan senyawa antibakteri yang dapat membantu membersihkan permukaan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mengunyah buah pir terhadap debr...
Kesehatan gigi dan mulut sangat dipengaruhi oleh keberadaan plak dan sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi. Salah satu metode alami dalam upaya menjaga kebersihan rongga mulut adalah dengan mengonsumsi buah-buahan yang memiliki sifat mekanis dalam membersihkan permukaan gigi saat dikunyah. Buah pir (Pyrus) diketahui mengandung serat dan senyawa antibakteri yang dapat membantu membersihkan permukaan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mengunyah buah pir terhadap debris indeks pada mahasiswa di Asrama Poltekkes Kemenkes Manado.
Jenis penelitian ini menggunakan eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest, untuk menilai pengaruh mengunyah buah pir terhadap debris indeks. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2025 bertempat di Asrama Poltekkes Kemenkes Manado. Populasi penelitian berjumlah 46 dengan sampel 40 responden. Pengukuran debris indeks diukur dengan menggunakan pemeriksaan debris indeks. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Instrumen penelitian menggunakan kaca mulut, sonde, pinset, excavator dan format penilaian debris index. Data yang didapat ditabulasi dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara mengunyah buah pir terhadap debris indeks. Berdasarkan hasil yang didapatkan dari uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai Z = -5.533 dengan signifikansi p = 0.000 (p < 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa setelah intervensi berupa mengunyah buah pir, terjadi penurunan nilai debris indeks secara bermakna. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa buah pir berpengaruh dalam membantu menurunkan debris indeks pada permukaan gigi.