Asupan gizi dan status gizi pada anak SD memiliki hubungan yang erat. Kualitas dan kuantitas asupan gizi anak sekolah dasar sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan mereka. Status gizi yang baik, yang dicapai melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, mendukung kesehatan fisik dan kognitif anak, sementara Asupan Gizi Yang Kurang dapat Menyebabkan Berbagai Masalah Gizi Seperti Stunting, Wasting, Dan Obesitas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetauhi Asupan Gizi Dan Status Gizi Anak Sekol...
Asupan gizi dan status gizi pada anak SD memiliki hubungan yang erat. Kualitas dan kuantitas asupan gizi anak sekolah dasar sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan mereka. Status gizi yang baik, yang dicapai melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, mendukung kesehatan fisik dan kognitif anak, sementara Asupan Gizi Yang Kurang dapat Menyebabkan Berbagai Masalah Gizi Seperti Stunting, Wasting, Dan Obesitas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetauhi Asupan Gizi Dan Status Gizi Anak Sekolah Dasar SD GMIM Sion Malalayang Di Manado. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif. Jumlah sampel 42 siswa, pengambilan sampel mengunakan teknik mengukur antropometri dan recoll 24 jam. Jenis data sampel terdiri dari asupan gizi dan satatus gizi. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data mengunkan uji uji editing coding dan entry data karakteristik demografi. Pembahasan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa SD GMIM Sion Malalayang memiliki status gizi normal (71%), dengan proporsi siswa kurus sebesar 14%, obesitas 12%, dan gemuk 3%. Dalam penelitian ini juga diketahui bahwa tingkat konsumsi energi sebagian besar siswa tergolong baik, yaitu sebesar 95,2% anak mengonsumsi energi lebih dari 80% Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian, sementara 4,8% sisanya berada dalam kategori kurang (70–80%), dan tidak ada yang berada pada tingkat defisit (