Hubungan Asupan Makan Dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tompaso
VC
Vonny Cornelia WuanyaPenulis
JS
Jufri SinekeDosen pembimbing
PS
Phembriah S. KerehDosen pembimbing
- Tahun terbit
- 2025
- Jenis naskah
- Skripsi
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- SKR GIZI 2025
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 81 Hal: Ilustrasi; 29 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Vonny Cornelia Wuanya
Abstrak
Diabetes Melitus, atau lebih sederhana disebut diabetes adalah kondisi serius, jangka panjang (kronis) yang terjadi ketika peningkatan kadar glukosa darah, hal ini terjadi karena tubuh tidak dapat menghasilkan satu atau cukup hormon insulin. Asupan makan yang tepat pada pasien diabetes tipe 2 membantu pasien memperbaiki kebiasaan makan sehingga dapat mengontrol glukosa darah dalam batas normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan makan dengan kadar glukosa darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan desain observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh penderita diabetes melitus tipe 2 sebanyak 51 orang dan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Analisis data univariat yaitu data distribusi frekuensi, kemudian dilakukan uji normalitas terhadap data asupan makan dan kadar glukosa darah puasa, dan uji bivariat menggunakan uji analisis korelasi rank spearman dengan nilai signifikan p0,05), tidak ada hubungan asupan protein dengan kadar glukosa darah puasa (p= 0,775>0,05), ada hubungan asupan lemak dengan kadar glukosa darah puasa (p= 0,001
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan desain observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh penderita diabetes melitus tipe 2 sebanyak 51 orang dan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Analisis data univariat yaitu data distribusi frekuensi, kemudian dilakukan uji normalitas terhadap data asupan makan dan kadar glukosa darah puasa, dan uji bivariat menggunakan uji analisis korelasi rank spearman dengan nilai signifikan p0,05), tidak ada hubungan asupan protein dengan kadar glukosa darah puasa (p= 0,775>0,05), ada hubungan asupan lemak dengan kadar glukosa darah puasa (p= 0,001
Berkas
Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Baca
Khusus anggota
Masuk untuk membaca
Eksemplar fisik & reservasi
#
Belum memasukkan lokasi
SKR GIZI 2025
SKR-GIZI000242025
Tersedia