Pemberian Pie Tepung Ubi Ungu (Ipomoea Batatas L) Mix Buah Naga (Hylocereus Sp) Terhadap Kadar Gula Darah Pada Mahasiswa Jurusan Gizi Di Poltekkes Kemenkes Manado
Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat terjadi pada semua usia, termasuk pada kelompok usia muda seperti mahasiswa. Gaya hidup tidak sehat dan konsumsi makanan tinggi karbohidrat sederhana menjadi salah satu penyebab meningkatnya kadar gula darah pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pie berbahan dasar tepung ubi ungu (Ipomoea batatas L) yang dikombinasikan dengan buah naga (Hylocereus sp) terhadap kadar gula darah pada mahasiswa Ju...
Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat terjadi pada semua usia, termasuk pada kelompok usia muda seperti mahasiswa. Gaya hidup tidak sehat dan konsumsi makanan tinggi karbohidrat sederhana menjadi salah satu penyebab meningkatnya kadar gula darah pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pie berbahan dasar tepung ubi ungu (Ipomoea batatas L) yang dikombinasikan dengan buah naga (Hylocereus sp) terhadap kadar gula darah pada mahasiswa Jurusan Gizi di Poltekkes Kemenkes Manado.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen pretest-posttest dengan kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 76 mahasiswa, dibagi menjadi kelompok intervensi (n=38) dan kelompok kontrol (n=38), yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa pemberian pie tepung ubi ungu mix buah naga sebanyak 90 gram/hari selama tiga hari. Data kadar gula darah diukur menggunakan alat Auto Check sebelum dan sesudah intervensi, serta dianalisis menggunakan uji paired sample t-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan signifikan kadar gula darah pada kelompok intervensi (rata-rata sebelum 89,68 mg/dL dan sesudah 87,61 mg/dL, p=0,000), sedangkan kelompok kontrol mengalami peningkatan (dari 99,59 mg/dL menjadi 101,95 mg/dL, p=0,003). Terdapat perbedaan signifikan antara kadar gula darah kelompok intervensi dan kontrol setelah intervensi (p