Pemberian Cookies Berbahan Dasar Tepung Kacang Hijau (Vigna Radiata) Tepung Gobek Dan Buah Kurma (Phoenix Dactylifera) Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Wanita Usia Subur Di Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado
Anemia defisiensi besi masih menjadi masalah kesehatan utama, terutama pada wanita usia subur (WUS). Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pengembangan makanan fungsioanl berbasis pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin pada wanita usia subur sebelum dan sesudah pemberian cookies berbahan dasar tepung kacang hijau, tepung gobek, dan buah kurma.
Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah quasi-eksperim...
Anemia defisiensi besi masih menjadi masalah kesehatan utama, terutama pada wanita usia subur (WUS). Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pengembangan makanan fungsioanl berbasis pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin pada wanita usia subur sebelum dan sesudah pemberian cookies berbahan dasar tepung kacang hijau, tepung gobek, dan buah kurma.
Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan design one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 34 responden WUS yang diberikan cookies sebanyak 8 keping/hari selama 7 hari. Data kadar hemoglobin di peroleh sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat Easy Touch GCHB, dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan signifikan kadar hemoglobin dari rata-rata 11,99 g/dl menjadi 13,92 g/dl (p-0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa cookies berbahan dasar tepung kacang hijau, tepung gobek, dan buah kurma efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin dan berpotensi sebagai alternatif pangan fungsional dalam pencegahan anemia pada wanita usia subur.