Pemberian Biskuit Tepung Ubi Jalar Kuning (Ipomea Batatas L) Dan Tepung Ikan Tuna Sebagai Makanan Tambahan Terhadap Asupan Energi Dan Zat Gizi Makro Pada Anak Sekolah Di SD Negeri 32 Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya
Anak usia sekolah dasar adalah anak berusia 7-12 tahun dengan masa pertumbuhan yang cepat dengan kegiatan fisik yang aktif. Pemberian tambahan makanan di samping makanan yang dimakan sehari–hari bertujuan memulihkan keadaan gizi dan kesehatan. Beragam jenis pangan lokal di Indonesia membantu memudahkan keluarga dalam mengatur pola makan dan menu untuk memenuhi kebutuhan gizi seluruh anggota keluarga.
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan asupan energi dan zat gizi makro anak seko...
Anak usia sekolah dasar adalah anak berusia 7-12 tahun dengan masa pertumbuhan yang cepat dengan kegiatan fisik yang aktif. Pemberian tambahan makanan di samping makanan yang dimakan sehari–hari bertujuan memulihkan keadaan gizi dan kesehatan. Beragam jenis pangan lokal di Indonesia membantu memudahkan keluarga dalam mengatur pola makan dan menu untuk memenuhi kebutuhan gizi seluruh anggota keluarga.
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan asupan energi dan zat gizi makro anak sekolah sebelum dan setelah pemberian biskuit tepung ubi jalar kuning (Ipomea Batatas L) dan tepung ikan tuna di SD Negeri 32 Kota Sorong
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan desain one group pre test and post test. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Sampel berjumlah 40 orang.Hasil uji menunjukan ada perbedaan.
Data dianalisis menggunakan uji Paired T-test. Hasil penelitian pada anak sekolah SD Negeri 32 Kota Sorong yaitu asupan energi baik (95%), asupan protein baik (87.5%), asupan lemak baik (77.5%), asupan karbohidrat baik (82.5%).Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji Paired T-test diperoleh hasil nilai p = 0,000 pada asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat terhadap status. Nilai ini lebih kecil daripada α (0,05) yang berarti terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pemberian biskuit tepung ubi jalar kuning (Ipomea Batatas L) dan ikan tuna terhadap asupan zat gizi makro