Rendahnya konsumsi buah dan sayur di kalangan remaja, khususnya mahasiswa, mendorong perlunya inovasi produk pangan yang menarik dan bernilai gizi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado terhadap smoothies berbahan dasar ketimun Mix Seledri
Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan uji organoleptik yang meliputi penilaian terhadap warna, aroma, tekstur, dan rasa. Data dikumpulkan dari 25 panelis agak terlatih. Has...
Rendahnya konsumsi buah dan sayur di kalangan remaja, khususnya mahasiswa, mendorong perlunya inovasi produk pangan yang menarik dan bernilai gizi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado terhadap smoothies berbahan dasar ketimun Mix Seledri
Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan uji organoleptik yang meliputi penilaian terhadap warna, aroma, tekstur, dan rasa. Data dikumpulkan dari 25 panelis agak terlatih. Hasil menunjukkan bahwa formula 1 memperoleh tingkat kesukaan tertinggi dalam seluruh aspek, yaitu warna (92%), aroma (68%), tekstur (88%), dan rasa (88%). Penambahan seledri pada smoothies ketimun terbukti dapat diterima dengan baik oleh konsumen jika dikombinasikan dalam proporsi yang tepat.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan wawasan tentang pemanfaatan ketimun mix seledri sebagai smoothies yang bergizi dan diminati oleh masyarakat