Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap cookies yang berbahan dasar tepung ubi ungu dan tepung kacang merah sebagai alternatif makanan ringan sehat berbasis pangan lokal.
Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan tiga variasi perlakuan formula yaitu P1 (100g tepung ubi ungu:40g tepung kacang merah),
P2 (90g:30g), dan P3 (80g:20g). Uji organoleptik dilakukan oleh 20 panelis mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado yang menilai aspek war...
Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap cookies yang berbahan dasar tepung ubi ungu dan tepung kacang merah sebagai alternatif makanan ringan sehat berbasis pangan lokal.
Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan tiga variasi perlakuan formula yaitu P1 (100g tepung ubi ungu:40g tepung kacang merah),
P2 (90g:30g), dan P3 (80g:20g). Uji organoleptik dilakukan oleh 20 panelis mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado yang menilai aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan skala hedonik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa cookies pada perlakuan P2 lebih
disukai dari segi warna dengan tingkat kesukaan sebesar 75%, perlakuan P1 lebih disukai dari segi aroma dan rasa dengan tingkat kesukaan masing-masing sebesar 70% dan 65%, sedangkan perlakuan P3 paling disukai dari segi tekstur dengan tingkat kesukaan sebesar 50%. Kandungan gizi tertinggi terdapat pada cookies perlakuan P1 dengan energi 1.595 kkal, protein 24,7 g, lemak 92,3 g, dan karbohidrat 172,0 g. bahwa cookies berbahan dasar tepung ubi ungu dan kacang merah memiliki tingkat penerimaan yang baik dan berpotensi menjadi alternatif makanan ringan sehat yang berbasis pangan lokal. Kesimpulan sebagian besar konsumen suka dengan cookies berbahan dasar tepung ubi ungu mix tepung kacang merah pada P1