Analisis Organoleptik Boba Tepung Pisang Goroho (Musa Acuminafe,Sp.) Mix Probiotik Dan Ubi Ungu Untuk Pengendalian Gula Darah Bagi Mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Manado
Pisang goroho (Musa acuminafe, sp.), sebagai pangan lokal khas Sulawesi Utara, memiliki potensi sebagai bahan baku olahan fungsional dalam mendukung diversifikasi pangan dan pengendalian kadar gula darah. Suplementasi probiotik, termasuk Lactobacillus casei shirota strain pada minuman boba bertujuan untuk dapat meningkatkan kontrol glikemik dan profil lipid pasien Diabetes Melitus.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu organoleptik minuman boba berbahan dasar tepung pisang g...
Pisang goroho (Musa acuminafe, sp.), sebagai pangan lokal khas Sulawesi Utara, memiliki potensi sebagai bahan baku olahan fungsional dalam mendukung diversifikasi pangan dan pengendalian kadar gula darah. Suplementasi probiotik, termasuk Lactobacillus casei shirota strain pada minuman boba bertujuan untuk dapat meningkatkan kontrol glikemik dan profil lipid pasien Diabetes Melitus.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu organoleptik minuman boba berbahan dasar tepung pisang goroho yang dikombinasikan dengan probiotik dan ubi ungu, serta menilai tingkat kesukaan mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado terhadap produk tersebut berdasarkan warna, aroma, tekstur, dan rasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan uji organoleptik terhadap tiga varian formula (P1: ubi ungu, P2: ubi kuning, P3: cokelat). Panelis terdiri dari mahasiswa dan dosen dengan kategori panelis terlatih dan agak terlatih. Data dikumpulkan melalui kuesioner uji hedonik skala 1–3 dan dianalisis secara deskriptif menggunakan SPSS.
Hasil menunjukkan bahwa varian P1 (dengan ubi ungu) paling disukai secara keseluruhan dengan rerata skor 2,27. Warna dan rasa paling disukai panelis berasal dari varian ini. Sedangkan varian P2 unggul dalam aspek aroma dan tekstur. Produk ini juga memiliki nilai gizi tinggi dan indeks glikemik rendah, menjadikannya alternatif minuman sehat yang potensial untuk mendukung pengendalian gula darah, khususnya di kalangan remaja dan mahasiswa. Maka dari itu pentingnya edukasi yang kontinyu bagi para ilmuan tentang baiknya menggunakan produk pangan lokaltepung pisang goroho mix probiotik dan ubi untuk pengendalian gula darah.