Nilai Gizi Dan Tingkat Kesukaan Brownies Tepung Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis) Mix Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Alternatif Cemilan Untuk Pencegahan Anemia Pada Remaja
- Tahun terbit
- 2025
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI GIZI 2025
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 47 Hal: Ilustrasi; 29 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 5 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Viranka Sumaila
Abstrak
Remaja putri memiliki risiko sepuluh kali lipat lebih tinggi mengalami anemia dibandingkan remaja putra. Remaja identik dengan kebiasaan mengkonsumsi makanan selingan berupa kue manis. Brownies sebagai salah satu bentuk makanan selingan memiliki kalori yang tinggi tetapi kekurangan zat gizi lainnya seperti protein dan zat besi sehingga dapat dimodifikasi dengan memanfaatkan ikan cakalang (Katsuwonus Pelamis) dan daun kelor (Moringa Oleifera). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap Brownies Tepung Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Mix Daun Kelor (Moringa Oleifera) serta kandungan gizinya sebagai alternatif camilan sehat pencegahan anemia.
Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Tempat laboratorium jurusan gizi. Panelis sebanyak 20 orang yaitu mahasiswa jurusan gizi. Analisis data secara univariat.
Nilai gizi Brownies Tepung Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Mix Daun Kelor (Moringa Oleifera) dalam 10 gram (1 keping) untuk formula 1 energi 57,8 gram, protein 0.95 gram, lemak 2.55 gram, karbohidrat 7.13 gram dan zat besi 0.32 mg sedangkan formula 2, energi 75.7 kcal, protein 0.92 gram, lemak 3.5 gram, karbohidrat 9.15 gram dan zat besi 0.27 gram. Jika diberikan sebanyak 50 gram (5 keping) maka formula 1, kebutuhan zat gizi besi dapat memenuhi 10% dari angka kecukupan gizi yang dianjurkan yaitu 1.6 mg sehingga dapat dijadikan alternative cemilan untuk mencegah anemia. Tingkat kesukaan brownies tepung ikan cakalang (Katsuwonus Pelamis) mix daun kelor (Moringa Oleifera) dilihat dari rasa yang paling banyak disukai adalah formula 2, aroma paling banyak disukai formula 2, warna paling banyak disukai formula 1 dan formula 2 dan tekstur paling banyak disukai adalah formula 2
Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Tempat laboratorium jurusan gizi. Panelis sebanyak 20 orang yaitu mahasiswa jurusan gizi. Analisis data secara univariat.
Nilai gizi Brownies Tepung Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Mix Daun Kelor (Moringa Oleifera) dalam 10 gram (1 keping) untuk formula 1 energi 57,8 gram, protein 0.95 gram, lemak 2.55 gram, karbohidrat 7.13 gram dan zat besi 0.32 mg sedangkan formula 2, energi 75.7 kcal, protein 0.92 gram, lemak 3.5 gram, karbohidrat 9.15 gram dan zat besi 0.27 gram. Jika diberikan sebanyak 50 gram (5 keping) maka formula 1, kebutuhan zat gizi besi dapat memenuhi 10% dari angka kecukupan gizi yang dianjurkan yaitu 1.6 mg sehingga dapat dijadikan alternative cemilan untuk mencegah anemia. Tingkat kesukaan brownies tepung ikan cakalang (Katsuwonus Pelamis) mix daun kelor (Moringa Oleifera) dilihat dari rasa yang paling banyak disukai adalah formula 2, aroma paling banyak disukai formula 2, warna paling banyak disukai formula 1 dan formula 2 dan tekstur paling banyak disukai adalah formula 2
Berkas
Baca
Akses terbuka
Baca
Eksemplar fisik & reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A
Belum memasukkan lokasi
KTI-GIZI000272025
Tersedia