PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
1X Dilihat
Karya Tulis Ilmiah

Tingkat Kesukaan Cookies Labu Kuning Mix Daun Kelor Pada Mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado

Ana Barnetje Montol
Dosen Pembimbing
Phembriah S. Kereh
Dosen Pembimbing
Jeflyn Ratu Lumbu
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Karya Tulis Ilmiah
2025
Indonesia
Akses Terbuka

Abstrak

Cookies adalah produk makanan ringan yang umumnya dibuat dari tepung terigu, margarin, gula, dan telur, serta dapat divariasikan dengan penambahan bahan pangan lokal bergizi untuk meningkatkan nilai fungsional produk. Salah satu alternatif bahan lokal yang dapat digunakan adalah labu kuning dan daun kelor. Labu kuning (Cucurbita moschata) mengandung beta karoten, vitamin, serta serat pangan yang baik bagi kesehatan tubuh. Sedangkan daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai superfood yang kay... Cookies adalah produk makanan ringan yang umumnya dibuat dari tepung terigu, margarin, gula, dan telur, serta dapat divariasikan dengan penambahan bahan pangan lokal bergizi untuk meningkatkan nilai fungsional produk. Salah satu alternatif bahan lokal yang dapat digunakan adalah labu kuning dan daun kelor. Labu kuning (Cucurbita moschata) mengandung beta karoten, vitamin, serta serat pangan yang baik bagi kesehatan tubuh. Sedangkan daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai superfood yang kaya akan vitamin A, C, kalsium, zat besi, dan antioksidan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan cookies yang diformulasikan menggunakan labu kuning Mix daun kelor pada mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado. Rancangan penelitian menggunakan uji organoleptik dengan desain penelitian deskriptif dan menerapkan tiga taraf perlakuan berbeda yaitu P1 (50 g labu kuning : 5 g daun kelor), P2 (75 g labu kuning : 10 g daun kelor), dan P3 (100 g labu kuning : 15 g daun kelor). Panelis agak terlatih terdiri dari 15 mahasiswa yang memenuhi kriteria: tidak sedang sakit, tidak merokok, bersedia menjadi panelis, dan dapat mengikuti uji organoleptik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi hasil uji organoleptik menunjukkan preferensi tertinggi pada beberapa parameter untuk masing-masing taraf perlakuan. Secara rata-rata, taraf perlakuan P1 menunjukkan tingkat kesukaan yang lebih tinggi daripada perlakuan lainnya. Namun, semua perlakuan memiliki tingkat kesukaan yang signifikan oleh konsumen. Hasil ini menunjukkan bahwa Cookies labu kuning mix daun kelor dapat diterima secara organoleptik oleh mahasiswa.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI GIZI 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2025
Deskripsi Fisik
xiv, 68 Hal: Ilustrasi; 27 cm
Bahasa
Indonesia
Edisi
-
Subjek
Uji Organoleptik
Makanan berprotein tinggi
Labu Kuning
Daun kelor
Tanaman obat
Pernyataan Tanggung Jawab
Jeflyn Ratu Lumbu
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KTI GIZI 2025
KTI-GIZI000232025
Tersedia
Lampiran Berkas
Baca
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik