Analisis Organoleptik Boba Pisang Goroho (Musa acuminafe,sp.) Mix Probiotik dan Buah Naga Untuk Pengendalian Gula Darah Bagi Mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Manado
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat baik di Indonesia maupun di dunia, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui pola konsumsi makanan dan minuman sehat. Pisang goroho (Musa acuminafe, sp.) adalah pangan lokal Sulawesi Utara yang memiliki indeks glikemik rendah dan kandungan antioksidan, sehingga berpotensi membantu pengendalian kadar gula darah. Buah naga kaya akan serat, vitamin C, dan pigmen antosianin, sedangkan probiotik Lactoba...
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat baik di Indonesia maupun di dunia, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui pola konsumsi makanan dan minuman sehat. Pisang goroho (Musa acuminafe, sp.) adalah pangan lokal Sulawesi Utara yang memiliki indeks glikemik rendah dan kandungan antioksidan, sehingga berpotensi membantu pengendalian kadar gula darah. Buah naga kaya akan serat, vitamin C, dan pigmen antosianin, sedangkan probiotik Lactobacillus casei dapat mendukung kesehatan sistem pencernaan. Kombinasi ketiga bahan ini dapat menjadi inovasi minuman fungsional kekinian yang menyehatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesukaan konsumen terhadap minuman boba berbahan dasar pisang goroho (Musa acuminafe, sp.) yang dikombinasikan dengan probiotik Lactobacillus casei dan buah naga, serta untuk menilai potensi minuman tersebut sebagai alternatif minuman sehat.
Rancangan penelitian menggunakan metode deskriptif dengan uji organoleptik terhadap formula: boba pisang goroho dengan penambahan liquid buah naga. Penilaian dilakukan oleh 10 panelis terlatih di Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado.
Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa boba pisang goroho dengan penambahan liquid buah naga mendapatkan nilai rerata tertinggi pada parameter warna (35), aroma (34), tekstur (29), dan rasa (32), yang termasuk dalam kategori “sangat suka”. Dengan kandungan indeks glikemik rendah, serat, dan antioksidan dari pisang goroho dan buah naga, minuman ini berpotensi menjadi alternatif minuman sehat. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan produk berbasis pangan lokal sebagai inovasi minuman fungsional..