Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan insulin, dengan prevalensi yang terus meningkat secara global dan nasional. Kayu manis (Cinnamomum spp.) diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi menurunkan kadar gula darah, namun masih terdapat kesalahpahaman di masyarakat bahwa kayu manis dapat meningkatkan kadar gula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian produk kayu manis dalam bentuk minuman terha...
Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan insulin, dengan prevalensi yang terus meningkat secara global dan nasional. Kayu manis (Cinnamomum spp.) diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi menurunkan kadar gula darah, namun masih terdapat kesalahpahaman di masyarakat bahwa kayu manis dapat meningkatkan kadar gula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian produk kayu manis dalam bentuk minuman terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus.
Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan menggunakan model one-group pretest-postest design. Metode ekperimen ini untuk mengetahui hasil dari sebuah perlakuan dan dengan harapan hasil perlakuan dapat diketahui lebih akurat karena dapat membandingkan hasil sebelum diberikan perlakuan dengan setelah diberikan perlakuan.
Hasil penelitian yang dilakukan selama tiga hari menunjukkan bahwa rata- rata pretest kadar gula darah sebelum adalah 261 mg/dL dan posttest sesudah diberikan minuman kayu manis adalah 190,2 mg/dL serta selisih penurunannya adalah 70,8 mg/dL atau sekitar 27,13% dari nilai rata-rata awal (261 mg/dL). Penurunan ini menandakan efek positif kayu manis dalam mengendalikan gula darah pada penderita diabetes melitus. Dengan demikian, temuan ini memberikan bukti awal bahwa pemberian produk kayu manis dalam bentuk minuman dapat memberikan kontribusi yang baik dalam menurunkan kadar gula darah pada pasien yang menjadi objek penelitian.