Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Pasien Prolanis DM Tipe 2 Di Puskesmas Gogagoman Kotamobagu Barat Kota Kotamobagu
SM
Sindi MamontoPenulis
EJ
Elfredo Josua HalawaDosen pembimbing
PS
Phembriah S. KerehDosen pembimbing
- Tahun terbit
- 2025
- Jenis naskah
- Skripsi
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- SKR GIZI 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiii, 75 hal: Ilustrasi; 29 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Sindi Mamonto
Abstrak
Diabetes Melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat pankreas tidak menghasilkan insulin yang adekuat, atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang diproduksinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan distribusi frekuensi dan persentase keaktifan mengikuti program prolanis pada pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Gogagoman. masyarakat yang memiliki tingkat pendidikan tinggi lebih mudah memahami informasi, yang berpengaruh pada daya tangkap individu dalam menerima informasi baru. Oleh karena itu, penting untuk memberikan penyuluhan yang tepat untuk meningkatkan kualitas hidup pasien Prolanis diabetes mellitus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran petugas Kesehatan pada pasien prolanis DM tipe 2 di wilayah kerja puskesmas Gogagoman Kotamobagu Barat , pertugas yang berperan aktif 9 orang (60%) , dan yang tidak aktif 6 orang (40%). bahwa kategori dukungan keluarga pada pasien prolanis DM tipe 2 di wilayah kerja puskesmas Gogagoman Kotamobagu Barat , ada dukungan keluarga 13 orang (86%) , sedangkan tidak ada dukungan keluarga 2 orang (14%),variabel kualitas hidup mengikuti dibuktikan kualitas hidup pada pasien prolanis DM tipe 2 di wilayah kerja puskesmas Gogagoman Kotamobagu Barat, yang lebih banyak adalah pasien puas dimana pasien tidak merasakan dampak dari perawatan dirinya 11 orang (74%), dan yang sangat puasa dimana pasien merasakan dampak yang signifikan dari perawatan dirinya 4 orang (26%).
Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien prolanis DM tipe 2, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan program penyuluhan kesehatan di masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran petugas Kesehatan pada pasien prolanis DM tipe 2 di wilayah kerja puskesmas Gogagoman Kotamobagu Barat , pertugas yang berperan aktif 9 orang (60%) , dan yang tidak aktif 6 orang (40%). bahwa kategori dukungan keluarga pada pasien prolanis DM tipe 2 di wilayah kerja puskesmas Gogagoman Kotamobagu Barat , ada dukungan keluarga 13 orang (86%) , sedangkan tidak ada dukungan keluarga 2 orang (14%),variabel kualitas hidup mengikuti dibuktikan kualitas hidup pada pasien prolanis DM tipe 2 di wilayah kerja puskesmas Gogagoman Kotamobagu Barat, yang lebih banyak adalah pasien puas dimana pasien tidak merasakan dampak dari perawatan dirinya 11 orang (74%), dan yang sangat puasa dimana pasien merasakan dampak yang signifikan dari perawatan dirinya 4 orang (26%).
Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien prolanis DM tipe 2, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan program penyuluhan kesehatan di masyarakat.
Berkas
Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Baca
Khusus anggota
Masuk untuk membaca
Eksemplar fisik & reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A
SKR GIZI 2026
SKR-GIZI000072025
Tersedia