Pemberian Nugget Sukun (Getsu) Sebagai Alternatif Makanan Selingan Terhadap Pengendalian Kadar Glukosa Darah Pada Mahasiswa Di Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado
WP
Welmi Pratiwi WelloPenulis
GK
Grace K. LangiDosen pembimbing
YA
Yohanis A. TomastolaDosen pembimbing
- Tahun terbit
- 2025
- Jenis naskah
- Skripsi
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- SKR GIZI 2025
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiv, 51 Hal: Ilustrasi; 29 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Welmi Pratiwi Wello
Abstrak
Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi Diabetes Mellitus di Provinsi Sulawesi Utara menempati urutan keempat dengan prevalensi sebesar 3,0% . Khusus di Provinsi Sulawesi Utara, kota Manado menjadi kota yang menempati urutan pertama yang memiliki prevalensi penderita DM terbanyak yaitu 3,45% (Kemenkes RI, 2018). Upaya pengendalian kadar glukosa darah dapat dilakukan dengan cara pemilihan makanan yang sehat, tinggi serat, dan memiliki indeks glikemik yang rendah. Buah sukun dapat dijadikan pangan fungsional untuk penderita DM karena memiliki nilai IG yang cukup rendah yaitu 23 – 60 (Muhlishoh, Setyaningsih dan Ismawanti, 2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian nugget sukun sebagai alternatif makanan selingan terhadap pengendalian kadar glukosa darah pada Mahasiswa di Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian ekeperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui hubungan sebab-akibat, dengan desain penelitian one group pre test-post test design, yaitu penelitian yang dilakukan pada satu kelompok saja dan dilakukan pengukuran sebelum diberi perlakuan dan sesudah diberi perlakuan. Penelitian ini dilaksanakan pada 20 – 25 Juni 2025, penelitian ini dilaksanakan di Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado.
Hasil analisis statistik menggunakan uji paired sample t-test memperoleh nilai rata- rata skor kadar gula darah dalam darah sebelum pemberian nugget sukun yaitu 133.41 dan sesudah pemberian nugget sukun yaitu 109,65 selain itu, berdasarkan nilai sig.(2-taled) sebesar 0,00 < 0,05 maka disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nyata antara kadar gula darah pada data sebelum dan sesudah intervensi pemberian nugget sukun.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian ekeperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui hubungan sebab-akibat, dengan desain penelitian one group pre test-post test design, yaitu penelitian yang dilakukan pada satu kelompok saja dan dilakukan pengukuran sebelum diberi perlakuan dan sesudah diberi perlakuan. Penelitian ini dilaksanakan pada 20 – 25 Juni 2025, penelitian ini dilaksanakan di Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado.
Hasil analisis statistik menggunakan uji paired sample t-test memperoleh nilai rata- rata skor kadar gula darah dalam darah sebelum pemberian nugget sukun yaitu 133.41 dan sesudah pemberian nugget sukun yaitu 109,65 selain itu, berdasarkan nilai sig.(2-taled) sebesar 0,00 < 0,05 maka disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nyata antara kadar gula darah pada data sebelum dan sesudah intervensi pemberian nugget sukun.
Berkas
Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Baca
Khusus anggota
Masuk untuk membaca
Eksemplar fisik & reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A
SKR GIZI 2025
SKR-GIZI000062025
Tersedia