Perbedaan Berkumur Teh Hitam dan Teh Hijau Terhadap Indeks Plak Pada Mahasiswa dilaksanakan pada mahasiswa tingkat 1 di Jurusan Keseahatan Gigi Kemenkes Poltekkes Manado
Penyebab utama dari penyakit gigi dan mulut adalah plak. Pengendalian plak dapat dilakukan secara mekanis yaitu dengan menyikat gigi secara teratur dan secara kimiawi dengan cara berkumur – kumur. Pengendalian plak dengan berkumur - kumur dapat menggunakan bahan seperti tanaman tradisional yang dapat dibuat seduhan teh hitam dan seduhan teh hijau karena mengandung Senyawa polifenol yang berperan aktif dalam menurunkan indeks plak. Tujuan penelitian ini mengetahui efektifitas berkumur seduhan teh...
Penyebab utama dari penyakit gigi dan mulut adalah plak. Pengendalian plak dapat dilakukan secara mekanis yaitu dengan menyikat gigi secara teratur dan secara kimiawi dengan cara berkumur – kumur. Pengendalian plak dengan berkumur - kumur dapat menggunakan bahan seperti tanaman tradisional yang dapat dibuat seduhan teh hitam dan seduhan teh hijau karena mengandung Senyawa polifenol yang berperan aktif dalam menurunkan indeks plak. Tujuan penelitian ini mengetahui efektifitas berkumur seduhan teh hitam dan seduhan the hijau terhadap indeks plak.
Penelitian ini dilaksanakan pada minggu ketiga di bulan Mei di Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Manado. Jumlah populasi sebanyak 68 orang, dengan teknik pengambilan sampel yaitu Total Sampling berjumlah 61 orang. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis menggunakan uji statistik paired sample t-test. Instrumen penelitian ini menggunakan alat diagnosa dan format pemeriksaan indeks plak PHP.
Berdasarkan hasil penilitian pada kelompok yang berkumur seduhan teh hitam (Camellia sinensis) didapatkan hasil rata-rata sebelum berkumur seduhan teh hitam 3,85 dan sesudah berkumur seduhan teh hitam 2,06 terdapat penurunan indeks plak sebesar 2,06 yang berarti berkumur dengan seduhan teh hitam dapat menurunkan indeks plak.Sedangkan penilitian pada kelompok yang berkumur seduhan teh hijau (Camellia sinensis) didapatkan hasil rata-rata sebelum berkumur seduhan teh hijau 4,04 dan sesudah berkumur seduhan teh hijau 2,28 terdapat penurunan indeks plak sebesar 1,76 yang berarti berkumur dengan seduhan teh hijau dapat menurunkan indeks plak. Berdasarkan analisa menggunakan uji paired sample t-test diperoleh nilai p = 0,000 (