Hubungan Asupan Konsumsi Lemak, Karbohidrat, Dan Protein Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan Di Puskesmas Minanga Kota Manado
Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Menurut International Diabetes Federation (IDF), prevalensi penyakit Diabetes Melitus di Indonesia pada tahun 2017 yaitu 10,3 juta jiwa (IDF,2017) dan meningkat pada tahun 2021 menjadi 19,5 juta jiwa, serta diperkirakan akan terus meningkat hingga 28,6 juta jiwa pada tahun 2045 (IDF, 2021). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara asupan konsums...
Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Menurut International Diabetes Federation (IDF), prevalensi penyakit Diabetes Melitus di Indonesia pada tahun 2017 yaitu 10,3 juta jiwa (IDF,2017) dan meningkat pada tahun 2021 menjadi 19,5 juta jiwa, serta diperkirakan akan terus meningkat hingga 28,6 juta jiwa pada tahun 2045 (IDF, 2021). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara asupan konsumsi lemak, karbohidrat, dan protein dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus rawat jalan di Puskesmas Minanga Kota Manado.
Desain penelitian yang digunakan adalah Observasional analitik. Rancangan penelitian ini yaitu cross sectional study. Populasi pada penelitian ini yaitu pasien diabetes melitus rawat jalan di puskesmas minanga sejumlah 50 orang dan besar sampel 33 orang. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner Formulir Recall 24 jam, aplikasi Nutrisurvey, Glukotest (Glukometer), Buku Foto Bahan Makanan.
Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan lemak dan kadar glukosa darah (p = 0,603, r = 0,094). Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan karbohidrat dan kadar glukosa darah (p = 0,000, r = 0,811). Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein dan kadar glukosa darah (p = 0,004, r = 0,486), meskipun nilai r menunjukkan korelasi sedang.