Diabetes melitus tipe II merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan angka kejadian yang terus meningkat setiap tahun. Salah satu upaya dalam pengelolaan diabetes adalah melalui edukasi gizi untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan mengontrol kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi terhadap tingkat pengetahuan dan kadar gula darah penderita diabetes melitus tipe II di Puskesmas Tompaso. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperime...
Diabetes melitus tipe II merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan angka kejadian yang terus meningkat setiap tahun. Salah satu upaya dalam pengelolaan diabetes adalah melalui edukasi gizi untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan mengontrol kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi terhadap tingkat pengetahuan dan kadar gula darah penderita diabetes melitus tipe II di Puskesmas Tompaso. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan rancangan one group pre-test and post-test design, melibatkan 50 responden yang diambil menggunakan teknik non-probability sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan pengukuran kadar gula darah menggunakan glukometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup (68%) dan kadar gula darah terkendali (