Anemia merupakan masalah kesehatan global yang banyak dialami oleh wanita usia reproduktif, termasuk remaja putri. Upaya pencegahan anemia dapat dilakukan melalui konsumsi makanan tinggi zat besi dan nutrisi penunjang lainnya. Daun kelor memiliki potensi yang baik dari kandungan nutrisi, meningkatkan energi, ketahanan tubuh remaja serta untuk mengatasi keluhan akibat kekurangan mineral seperti kekurangan zat besi yang dapat mengakibatkan anemia. Daun kelor yang dikeringkan memiliki kadar prote...
Anemia merupakan masalah kesehatan global yang banyak dialami oleh wanita usia reproduktif, termasuk remaja putri. Upaya pencegahan anemia dapat dilakukan melalui konsumsi makanan tinggi zat besi dan nutrisi penunjang lainnya. Daun kelor memiliki potensi yang baik dari kandungan nutrisi, meningkatkan energi, ketahanan tubuh remaja serta untuk mengatasi keluhan akibat kekurangan mineral seperti kekurangan zat besi yang dapat mengakibatkan anemia. Daun kelor yang dikeringkan memiliki kadar protein, zat besi, vitamin A dan vitamin C yang tinggi, Buah kurma memiliki kandungan nutrisi yang sangat lengkap sehingga dapat membantu proses pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap biskuit berbahan dasar tepung daun kelor (Moringa oleifera) dan buah kurma (Phoenix dactylifera) serta kandungan gizinya sebagai alternatif camilan sehat pencegah anemia.
Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan uji organoleptik terhadap warna, aroma, tekstur, dan rasa yang dinilai oleh 20 panelis mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa biskuit formula 2 lebih disukai berdasarkan penilaian rasa (55% sangat suka), tekstur (70% suka), dan warna serta aroma yang juga mendapat penilaian tinggi. Analisis kandungan gizi menunjukkan biskuit mengandung energi 959,7 kkal, protein 18,9 g, zat besi 2,3 mg, serta vitamin A, B, dan C yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Simpulan dari penelitian ini adalah biskuit daun kelor dan kurma disukai oleh panelis dan berpotensi sebagai camilan fungsional untuk pencegahan anemia