Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Pop Up Book Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Siswa Sd Di SDN 105 Manado
- Tahun terbit
- 2025
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI GIGI 2025
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 65 Hal: Ilustrasi; 29 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 14 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Andini Pando
Abstrak
Masalah kesehatan gigi dan mulut masi menjadi perhatian penting di Indonesia terutama pada anak sekolah dasar. Data Riskesdas 2018 menunjukan bahwa 45,3% penduduk mengalami gigi rusak, dengan prevalensi di Sulawesi Utara mencapai 55,5%, dan kelompok usia 9-10 tahun sebesar 11,3%. Meskipun prevalensi nasional menurun menjadi 43,6% menurut SKI 2023, angka di Sulawesi Utara tetap tinggi (52,0%) dengan peningkatan signifikan pada usia 9-10 tahun (37,2%). Edukasi kesehatan gigi dengan pendekatan yang sesuai dengan perkembangan anak seperti media pop-up book, dinilai efektif dalam pengetahuan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Pengaruh edukasi menggunakan media pop-up book terhadap peningkatan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut pada siswa kelas I dan II SDN 105 Manado. Desain penelitian ini yang digunakan adalah quasi experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sebanyak 51 siswa yang dijadikan subjek penelitian melalui teknik total populasi. Pengukuran peningkatan pengetahuan ini dilakukan sebelum dan sesudah memberikan edukasi menggunakan media pop-up book.
Hasil penelitian ini menunjukan sebelum edukasi, 70,6% siswa berada pada kategori kurang baik. Setelah edukasi seluruh siswa (100%) menujunkan peningkatan ke kategori pengetahuan baik. Hasil analisis dengan uji wilcoxon didapatkan nilai p=0.000 (0.000
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Pengaruh edukasi menggunakan media pop-up book terhadap peningkatan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut pada siswa kelas I dan II SDN 105 Manado. Desain penelitian ini yang digunakan adalah quasi experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sebanyak 51 siswa yang dijadikan subjek penelitian melalui teknik total populasi. Pengukuran peningkatan pengetahuan ini dilakukan sebelum dan sesudah memberikan edukasi menggunakan media pop-up book.
Hasil penelitian ini menunjukan sebelum edukasi, 70,6% siswa berada pada kategori kurang baik. Setelah edukasi seluruh siswa (100%) menujunkan peningkatan ke kategori pengetahuan baik. Hasil analisis dengan uji wilcoxon didapatkan nilai p=0.000 (0.000
Kata kunci:
Pop-Up Book
Berkas
Baca
Akses terbuka
Baca
Eksemplar fisik & reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A
KTI GIGI 2025
KTI000222025
Tersedia