Buah pepaya dan biji labu kuning merupakan bahan pangan lokal yang memiliki kandungan gizi tinggi, seperti vitamin C dan zat besi, yang berpotensi membantu mencegah anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Kesukaan Mahasiswa Putri Poltekkes Kemenkes Manado terhadap puding buah pepaya yang dicampur dengan biji labu kuning sebagai alternatif makanan penutup yang bernutrisi dan berpotensi mencegah anemia.
Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan melibatkan 20 pa...
Buah pepaya dan biji labu kuning merupakan bahan pangan lokal yang memiliki kandungan gizi tinggi, seperti vitamin C dan zat besi, yang berpotensi membantu mencegah anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Kesukaan Mahasiswa Putri Poltekkes Kemenkes Manado terhadap puding buah pepaya yang dicampur dengan biji labu kuning sebagai alternatif makanan penutup yang bernutrisi dan berpotensi mencegah anemia.
Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan melibatkan 20 panelis agak terlatih dari mahasiswa putri Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado. Dua formula puding buah pepaya mix biji labu kuning diuji berdasarkan rasa, warna, aroma dan tekstur. Hasil uji organoleptik menunjukan bahwa formula kedua lebih disukai dalam aspek rasa, aroma, dan tekstur, sedangkan formula pertama lebih unggul dalam aspek warna.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan bahan alami dari pepaya dan biji labu kuning menjadikan puding ini sebagai pilihan makanan penutup yang tidak hanya enak, tetapi juga mengandung banyak zat gizi penting seperti vitamin c dan zat besi yang bermanfaat untuk membantu mencegah anemia. Dan diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan cita rasa dan penerimaan konsumen secara lebih luas.